Kanalnews.co, JAWA BARAT– Lonjakan kasus Covid-19 dikhawatirkan akan kembali terjadi menyusul adanya libur Idul Adha. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta kepada pemerintah untuk meniadakan libur tersebut.
Sejumlah wilayah di Indonesia mengalami kenaikan kasus Covid-19. Pemerintah mengklaim lonjakan terjadi pasca libur panjang tahun baru dan Idul Fitri kemarin.
“Kita merekomendasi kepada pemerintah pusat agar namanya libur panjang Idul Adha ditiadakan sehingga keterkendalian PPKM Mikro yang sudah teruji ini bisa kami jadikan standar,” kata Ridwan dalam webinar di kanal Youtube BPK RI Official, Kamis (17/6).
Dia menilai Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat berskala mikro (PPKM Mikro) telah menekan laju penularan Covid-19. Namun, pembatasan itu selalu terganggu libur panjang.
Ridwan menilai libur panjang selalu memicu lonjakan kasus. Libur panjang Natal dan Tahun Baru misalnya, yang membuat BOR di Jawa Barat menyentuh angka 80 persen.
BOR di Jawa Barat saat ini juga menyentuh angka 60 persen usai libur Lebaran Idul Fitri. Padahal, BOR di provinsi ini menyentuh angka terendah, sekitar 24 persen, tepat pada Hari Raya Idul Fitri.
“PPKM Mikro sangat baik, selama tidak didisrupsi ada sebuah kegiatan massal,” katanya menambahkan. (bnd)





































