KANALNEWS.co, Jakarta – Perseron Terbatas Perusahaan Lisrtik Negara (Persero) Distribusi Jakarta Raya (Disjaya) memperkuat pasokan listrik untuk memenuhi kebutuhan pesta olahraga bangsa Asia, Asian Games yang berlangsung pada 18 Agustus hingga 2 September 2018.
General Manager PLN Distribusi Jakarta Raya M Ikhsan Asaad dalam pesan tertulis yang diterima di Jakarta menjelaskan pelaksanana event Asian Games kini hanya bersisa delapan bulan lagi, dan PLN Disjaya akan memperkuat pasokan guna mensuskseskan pesta olahraga empat tahunan itu.
“Delapan bulan sebelum perhelatan Asian Games 2018 dijadikan momen penting bagi PLN Distribusi Jakarta Raya untuk memperkuat pasokan listrik yang sangat dibutuhkan oleh Jakarta untuk perhelatan pesta olahraga terakbar di negara-negara Asia yang diselenggarakan empat tahun sekali,” kata Ikhsan di Jakarta, Jumat (29/12/2017).
Langkah perkuatan yang dilakukan PLN adalah dengan menambah kapasitas daya Gardu Distribusi Senayan yang akan menjadi salah satu sumber pasokan listrik utama ke beberapa venue Asian Games 2018 yaitu VIP Barat, VIP Timur, Gelora Bung Karno, Istora Senayan, “aquatic venue”, Tenis Indoor Senayan, dan infrastruktur kawasan.
“Penambahan daya tersebut saat ini sudah mencapai 5.540 kVA atau setara 5.540.000 VA dari target 8.000 kVA,” ujarnya.
Ikhsan menambahkan, selain memperkuat daya, pihaknya juga melengkapi gardu dengan fasilitas “automatic change over” (ACO), yang berfungsi untuk penggantian pasokan daya listrik secara otomatis jika pasokan utama mengalami gangguan, dengan “setting” kecepatan pemindahan otomatis 0,3 seperseribu detik.
“PLN Disjaya siap menghadapi perhelatan Asian Games 2018 di Jakarta, seluruh infrastruktur kelistrikan yang menyediakan pasokan listrik utama maupun cadangan sudah mencapai 90 persen progres persiapannya. Selain dari pasokan dari sistem PLN, ada rencana juga untuk menyediakan delapan unit genset sewa dengan kapasitas 1.250 kVA per unit sebagai pasokan tambahan,” katanya.
Untuk penguatan pasokan listrik Asian Games 2018 tersebut, menurut dia, total dana yang diinvestasikan sebesar Rp71 miliar.
Menurut Ikhsan gardu distribusi yang dayanya telah diperkuat itu mendapat pasokan listrik utama dari Gardu Induk Senayan dan satu penyulang. Selain itu, lanjutnya, gardu distribusi juga mendapat pasokan listrik cadangan dari dua gardu induk lainnya dan tiga buah penyulang tambahan. (MUL)





































