KANALNEWS.co, Jakarta – Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) akan menggelar rangkaian kegiatan peringatan hari listrik nasional (HLN) ke-70 pada 25-31 Oktober 2015 di Indonesia Convention Exhibition (ICE),BSD, Tangerang.

Bertajuk “Ketahanan Energi Nasional untuk Pembangunan Berkelanjutan” MKI akan melaksankan rangkaian kegitan dimulai dari Fun Walk, Indonesia Electricity Summit, Konferensi dan Pameran Kelistrikan Nasional, Coffee Morning, dan Turnamen Golf.

Dalam jumpa pers yang dihadiri oleh Ketua Umum MKI, Supangkat Iwan Santoso dan Sekjen MKI, Heru Dewanto. Ketua Panitia HLN ke-70, Sri Andini mengatakan, konferensi dan exhibition HLN akan diikuti oleh seluruh stakeholder kelistrikan.

“MKI sebagai pelaksana kegiatan HLN ke 70, setelah ditunjuk oleh pemerintah, dalam hal ini Kementerian ESDM. Nah, sebagai pelaksana, MKI tentu akan melakukan rangkaian kegiatan seperti konferensi dan pameran kelistrikan yang akan diikuti oleh seluruh stakeholder dan pendukungnya antara lain dari unsur pemerintah, swasta dan akademisi,” kata Sri Andini di Jakarta, Rabu (23/9/2015).

Sementara, Supangkat Iwan Santoso, mengatakan, sesuai perannya, MKI adalah mitra pemerintah yang antara lain berfungsi untuk memberikan masukan kepada pemerintah. Event HLN ke 70 merupakan momentum yang tepat bagi MKI memberikan berbagai masukan guna untuk menciptakan kemandirian kelistrikan nasional.

“Oleh karena itu kami harap peringatan HLN ke-70 dapat menjadi momentum yang tepat untuk memberikan masukan-masukan kepada Pemerintah untuk menciptakan ketahanan energi nasional dalam mewujudkan kemandirian ekonomi,” kata  Supangkat Iwan Santoso.

Menyinggung pengembangan infrastruktur kelistrikan khususnya di daerah, Supangkat berpendapat, perlu untuk ditingkatkan lagi mengingat daerah merupakan  penggerak bagi pertumbuhan sosial ekonomi termasuk lapangan kerja hingga penyerapan komponen dalam negeri.

Menurutnya, melalui program percepatan pembangkit 35 ribu Megawatt (MW) solusi yang tepat untuk menggerakan perekonomian. “Semoga seluruh rangkaian peringatan HLN ke 70 dapat memberikan inspirasi bagi stakeholder untuk mendukung penuh program percepatan pembangkit 35.000 MW,” ujar Supangkat.

Dalam kesempatan yang sama, Heru Dewanto yang juga Direktur Utama PT Cirebon Energi Prasarana itu mengatakan, setidaknya ada tiga unsur penting dalam ajang peringatan HLN ke 70. Pertama,memberikan masukan-masukan kepada pemerintah, kedua mengevaluasi berbagai kendala yang berkaiatan dengan perceptan 35.000 MW, dan terakhir berfokus pada pengembangan infrastruktur kelistrikan di daerah.

“Setidaknya tiga poin penting itu akan menjadi fokus uatama dalam meomentum HLN ke 70, yakni memberikan masukan-masukan terkiat dengan percepatan pembangkit 35.000 MW serta melakukan kajian-kajian berkaitan dengan pengembangan infrastruktur kelistrikan,” kata Heru Dewanto.

Pada bagian akhir, Sri Andini, saat menanggapi pertanyaan Petro Energy terkait dengan gebyar HLN ke 70, ia mengatakan, event ini akan diikuti sekitar 80 perusahaan terkemuka bidang energi dan ketenagalistrikan.

“Tentang mengapa gebyar HLN kali lebih terasa. Ya, karena MKI ingin memberikan informasi seluas-luasnya kepada masyarakat tentang apa yang sebenarnya sedang dan akan terjadi pada perkembangan kelistrikan nasional. Dan, perlu diketahui pula bahwa, listrik bukan milik PLN tetapi milik semua masyarakat,” kata Sri Andini yang juga Direktur PT Bukit Bembangkit Innovative. (mulkani)