
Kanalnews.co, JAKARTA– Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyebut kasus Covid-19 di Jakarta masih terkendali. Sebab, tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit (bed occupancy rate/BOR) di DKI Jakarta berada di bawah 37 persen.
Kasus Covid-19 khususnya varian Omicron telah menembus 2.000 kasus. Namun, kondisi itu tak berdampak pada keterisian rumah sakit.
“Kita lihat tingkat hunian tempat tidur di rumah sakit itu masih terkendali. Di Jakarta, misalnya, masih di bawah 37 persen,” kata Luhut saat Sidang Majelis Pekerja Lengkap-Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia yang digelar virtual, Jumat (28/1).
Namun, data yang disebut Luhut berbeda dengan data yang diumumkan Kemenkes. Pada hari ini, Kemenkes mencatat BOR di DKI Jakarta mencapai 41 persen dan memberi tanda kuning untuk BOR DKI pada laporan harian.
Data Luhut juga berbeda dengan data milik Pemprov DKI Jakarta. Pemprov mengungkap keterisian tempat tidur rumah sakit di Jakarta menembus 45 persen.
Luhut meyakini Covid-19 varian Omicron belum berdampak besar bagi pertambahan kasus. Dia menyebut Omicron hanya menyumbang sekitar 10 persen dari total kasus Covid-19.
“Kasus Omicron mungkin hanya berkisar 10 persen, diikuti Banten 15 persen, dan provinsi-provinsi lainnya masih di bawah 10 persen,” tutur Luhut.
Untuk itu, dia tetap mengimbau masyarakat menjalankan protokol kesehatan. Salah satunya dengan mendorong para pendeta yang hadir untuk melakukan sosialisasi.
“Kiranya untuk semua jangan lupa disiplin karena biarlah kita semua memberikan contoh disiplin, baik dalam penerapan prokes, maupun penggunaan PeduliLindungi,” katanya. (ads)





































