Kanalnews.co, JAKARTA– Pemerintah terus mengupayakan agar pembelajaran tatap muka bisa digelar. Menko Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan khawatir belajar jarak jauh akan membuat generasi masa depan menjadi bodoh.
“Saya kira itu hal yang jelas, khusus masalah pendidikan tadi kami tidak melihat ada masalah-masalah yang tidak bisa dikendalikan, saya kira sistem yang dibangun Kemenkes dan Kemendikbud saya kira sudah paten, sudah bagus,” kata Luhut dalam konferensi pers, Senin (27/9/2021).
Luhut mengakui setiap keputusan pasti memiliki risiko. Namun, ia lebih khawatir jika anak-anak menjadi generasi bodoh.
“Bahwa ada tantangan di sana-sini, yes, tapi kita lebih takut dan ngeri lagi kalau generasi yang akan datang menjadi tidak berpendidikan dan menjadi bodoh,” katanya.
Luhut menegaskan pemerintah sudah menyiapkan strategi untuk meminimalisir risiko PTM. Untuk itu, ia tak mau melihat generasi masa depan tidak berpendidikan.
“Itu saya kira perlu dihitung, seperti dalam operasi militer selalu saya katakan calculated risk, apa pun yang kita buat ini ada calculated risk, tentu ada risikonya, tetapi sangat lebih besar risikonya kalau sampai sekolah ini tidak jalan, itu merusak generasi kita yang akan datang,” katanya. (ads)





































