KANALNEWS.co, Bandung – Atlet Wushu Achmad Hulaefi menambah pundi-pundi emas kontingen DKI Jakarta PON XIX/Jawa Barat 2016 setelah meraih emas pertama dari Taolu nomor Chang Quan putra setelah mengumpulkan poin tertinggi 9,65 . Achmad berhasil mengalahkan dua atlet Sumatera Utara yang meraih perak dan perunggu.

“Achmad memang pantas mendapatkan medali emas,” kata manajer wushu DKI Jakarta Gde Sarjana di GOR Padjajaran Bandung, Minggu (18/9/2016)

Menurut mantan Wakil Ketua Umum KONI DKI Jakarta itu, Achmad adalah salah satu atlet wushu andalan untuk meraih emas.

“Dia memang pantas mendapat medali emas karena ledakan-ledakannya dari titik-titik faktor kesulitan yang tinggi bisa dia lewati dengan baik,” kata Gde lebih lanjut.

Hal senada juga diungkapkan oleh ketua kontingen (Cdm)DKI Jakarta Djamhuron P. Widodo yang mengapresiasi kemenangan Achmad yang selalu berlatih keras sebelum gelaran event nasional empat tahunan ini dan dia enggan berpuas diri dengan hasil yang telah dicapainya.

“Kemenangan itu merupakan hasil dari proses latihan yang panjang. Dia anaknyang rajin. Bisa melaksanakan sesuatu tidak lantas puas. Dia berlatih untuk meyakinkan diri bahwa kegiatan ini sudah naluri,” ujar Djamhuron.

Sayangnya keberhasilan Achmad ini gagal diikuti atlet Thalia Lovita Sosrodjodjo yang turun di chang quan putri yang sebelumnya diprediksi mampu mencuri medali dan Djamhuron menilai hal seperti itu memang bisa terjadi kepada setiap atlet.

“Itulah pertandingan apapun bisa terjadi,” ujarnya.

Ia menghimbau para atlet wushu tetap semangat karena pertandingan masih terus berlangsung. “Saya berharap wushu tetap memperoleh yang terbaik,” ucapnya. (Herwan)

 
diposisi kedua dan ketiga, medali perak dan perunggu diborong atlet asal Sumatera Utara Charles dengan poin 9,58 dan Aldy LukmanĀ  poin 9,30