KANALNEWS.co, Sukabumi – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, Minggu (6/12/2015) membuka secara resmi Icuk Sugiarto Training Camp (ISTC) yang berlokasi di Jalan Raya Situ Gunung KM 5 depan kantor Desa Kadu DampitĀ Cisaat Sukabumi Jawa Barat.
“Dengan mengucap ‘Bismilahirahmanirahim saya resmikan Icuk Sugiarto Training Camp, semoga dari tempat ini akan lahir atlet handal yang akan mengibarkan bendera merah putih tidak hanya tingkat nasional tapi juga diajang internasional dan dunia,” ujar Menpora.
Sebelum meresmikan ISTC, sebelumnya orang nomor satu di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) itu bermalam di GOR dan merasakan atmosfer pertandingan lapangan pada malam harinya ditemani dua juara dunia, Icuk Sugiarto (1983) dan Joko Supriyanto (1993) serta wartawan olah raga Jakarta yang tergabung dalam Seksi Wartawan Olahraga Persatuan Wartawan Indonesia Jakarta (SIWO PWI Jaya).
“Semalam saya telah mencoba lapangannya dan nyaris kalah saat melawan pasangan juara dunia mas Icuk (Sugiarto) dan mas Joko (Supriyanto) ,” ujarnya pemuh semangat.
Selain Joko dalam peresmian itu juga hadir Hermawan Susanto, peraih perunggu Olimpiade Barcelona 1998 dan juga tokoh senior olahraga nasional Atik Jauhari serta pemangku kepentingan olahraga di Jawa Barat diantaranya Ketua KONI Jabar dan ketua PBSI Sukabumi serta unsur Muspida lainnya, dan selain itu juga hadir ketua PBSI NTB yang khusus datang untuk menyaksikan peresmian ISTC.
Icuk Sugiarto pendiri ISTC menjelaskan, alasannya mendirikan traing camp adalah sebagai salah satu bentuk dedikasinya dan keluarga serta kepedulian terhadap perkembangan olahrga tepok bulu itu di tanah air apalagi prestasi pebulutangkis Cipayung yang mewakili Indonesia di kancah internasional akhir-akhir ini selalu naik turun.
“Niat kami membangun training camp ini untuk berkontribusi dalam memajukan olahraga di tanah air. Mudah-mudahan niat kami sekeluarga dapat memberikan sumbangsih untuk bangsa dan negara,” katan Icuk.
Ayah dari Tommy Sugiarto, pebulutangkis terbaik Indonesia saat itu menjelasakan, training camp juga terbuka untuk cabang olahraga lain yang ingin memanfaatkanya.
“Kalau ada cabang olahraga lain selain bulutangkis kami persilakan. Semoga training camp ini dapat memajukan olahraga nasional khususnya di Sukabumi dan Jawa Barat umumnya,” tukas Icuk. (Herwan)




































