
Kanalnews.co, JAKARTA– Persija Jakarta bermain dengan sembilan pemain yang akhirnya berujung kekalahan dari Arema FC. Pelatih Carlos Pena menyebut laga tersebut sangat sulit.
Pada saat menjamu Arema FC di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu (9/3/2025) malam, Persija kalah dengan skor 1-3. Persija bermain dengan sembilan pemain usai dua kartu merah yang diterima Maciej Gajos pada menit ke-22 dan Gustavo Almeida pada menit ke-34.
Keduanya diganjar kartu merah oleh wasit Steven Yubel Poli setelah meninjau VAR.
Meski bermain dengan sembilan pemain, Persija sempat unggul lebih dulu. Tedangan lambung Rizky Ridho dari tengah lapangan sukses bersarang ke gawang Arema pada menit 62’.
Namun, Arema berhasil mengejarnya dengan mencetak tiga gol. Ketiga gol itu dicetak oleh Gildson Pablo (65’), Dalberto Luan (67’), hingga gol bunuh diri Muhammad Ferarri (73’).
Carlos Pena mengakui pertandingan tersebut sangat sulit bagi timnya. Namun pemainnya telah bekerja keras.
“Analisis dalam hal sepakbola itu sangat mudah. Sangat sulit, hampir mustahil bermain dengan sembilan pemain selama 70 menit,” katanya.
“Para pemain, tentu saja berusaha, para pemain berjuang. Kami bahkan mencetak satu gol, tetapi setelah itu Arema mencetak gol dengan sangat cepat dan mereka mencetak dua gol kemudian,” ucapnya.
Terkait dua kartu merah yang diterima anak didiknya, Carlos Pena memiliki pandangan. Ia menilai terkadang pemain tidak sengaja melakukan kesalahan di atas lapangan.
“Menurut pendapat saya, kartu merah Gustavo itu adil, itu kesalahan pemain saya. Dia tidak bisa melakukan itu, tetapi kartu merah Gajos tidak adil. Siapa pun yang bermain sepak bola terkadang sedikit memahami permainan itu dalam aksi itu, Maciej mencoba mengoper bola dan ketika dia mencoba menginjak tanah lagi, kaki lawan ada di sana. Jadi itu bukan kartu merah 100%,” ucapnya. (pht)


































