
Kanalnews.co, JAKARTA– Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menjawab kritikan Ketua Tim Pengawas (Timwas) Haji RI Muhaimin Iskandar terkait kondisi tenda haji jemaah Indonesia di Mina. Yaqut menilai kondisi itu sudah demikian sejak lama.
“Mina dari dulu seperti itu. Sejak kuota kembali normal pada 2017, isunya selalu soal kepadatan. Sehingga, menerima tambahan kuota selalu menjadi berkah sekaligus tantangan,” ujar Yaqut melalui keterangan resmi, Rabu (19/6).
“Dalam keterbatasan wilayah, ada tantangan kenyamanan, bahkan keselamatan jiwa. Ini yang perlu menjadi pertimbangan,” katanya.
Meski demikian, secara keseluruhan proses haji tahun ini berjalan lancar. Evaluasi bakal tetap dilakukan.
“Yaqut menilai proses puncak haji tahun ini berjalan lancar. Dia mengucap syukur, tetapi berjanji tetap akan mengevaluasi pelayanan haji tahun ini,” katanya.
Sebelumnya, Cak Imin mengungkap jatah setiap jemaah dalam tenda cuma 0,8 meter. Dia menyebut banyak jemaah yang akhirnya memilih tidur di lorong.
“Mengintip jamaah tidur berhimpitan kayak sarden dan di lorong sempit antartenda,” cuit Cak Imin melalui akun X @cakimiNOW, Selasa (18/6).
Mina merupakan tempat pelaksanaan puncak ibadah haji. Di tempat tersebut, jemaah haji melaksanakan kegiatan lempar jumrah.
Mina memiliki luas 650 hektare. Daerah ini dijuluki “kota tenda putih” karena dipadati tenda-tenda jemaah haji selama 6 hari. (ads)


































