KANALNEWS.Co, Jakarta – Turnamen sepak bola U21 dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) klub anggota PSSI yang berkiprah di Divisi III, Jakarta Matador FC yang ke-1 dan Batalyon Zeni Konstruksi (Yon Zikon) 14/ SWC yang ke- 47 akan digelar pada 1 hingga 9 Juli mendatang.
Turnamen yang akan diikuti tim Bina Putra FC Cirebon, PSSI Kota Tangerang, PSSI Kabupaten Tangerang, PON Jawa Tengah, PON Sulawesi Tenggara dan Jakarta Matador FC U19 tersebut, akan digelar di Lapangan Yon Zikon 14/ Serada Wira Camertita (SWC), Srengseng Sawah, Jakarta Selatan.
Sebelum turnamen itu digelar, Panitia Pelaksana (Panpel) turnamen bertajuk Matador Anniversary Cup I, mengaku sudah mendapatkan izin untuk menggunakan Lapangan di Yon Zikon 14/ SWC tersebut. Bahkan tribun untuk penonton pun juga disiapkan untuk kenyamanan penonton itu sendiri.
“Kita sudah mendapatkan izin dan sudah membangun prasarana di lapangan tersebut. Bahkan, tribun-tribun penonton sudah dibuatkan untuk menunjang kenyamanan dan keamanan para pendukung tim yang bertanding,” ujar Ketua Panpel Matador Anniversary Cup I, Heru Pujihartono kepada para wartawan usai menyaksikan uji coba antara Jakarta Matador FC dan Perseba Bangkalan, di lapangan Lebak Bulus, Jakarta, Senin (25/6).
Heru menjelaskan bahwa memang tidak bisa kita pungkiri, jika bermain di stadion tentunya penonton yang hadir akan jauh lebih banyak. Namun, untuk pertandingan yang diskenariokan sepeti perhelatan Divisi III, maka jika menggunakan stadion biaya yang akan dikeluarkan jauh lebih besar.
“Sehingga, kita putuskan untuk menggelarnya di lapangan yang bekerja sama dengan Yon Zikon. Dengan memasang tribun knock down (bongkar pasang), kita berharap dapat membantu permasalahan finansial kita. Sekaligus ini untuk lebih dekat dan berinteraksi dengan penonton,” katanya lagi.
Heru juga menceritakan bahwa, tujuan digelarnya turnamen tersebut adalah untuk persahabatan. Ini sekaligus bertujuan untuk mengangkat citra tim Jakarta Matador FC sebagai tim baru yang dapat memberi warna baru pada sepakbola amatir di Indonesia. “Ini supaya masyarakat Jakarta juga mengenal tim Jakarta Matador FC yang juga merupakan anggota PSSI,” ucapnya.
Ditambahkannya, turnamen tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk perbaikan bagi sepak bola Indonesia khususnya kompetisi amatir yang sampai saat ini belum berjalan. “Kita mengharapkan dengan adanya turnamen ini para stakeholder sepak bola Indonesia kembali tergugah untuk menggulirkan turnamen amatir atau divisi III. Semua ini kita lakukan karena tim-tim amatir dan divisi III masih banyak kekurangan,” kata pria yang juga menjabat sebagai GM Jakarta Matador FC tersebut.
Lebih jauh dikatakannya, para peserta akan memperebutkan piala bergilir dan total hadiah uang pembinaan sebesar Rp 110 juta. Untuk format turnamen, Heru menjelaskan, akan dibagi menjadi 3 grup. Di mana, masing-masing grup terdiri dari dua tim. Sehingga, juara dari tiap grup langsung lolos ke babak semifinal ditambah satu runner-up terbaik.
Sementara itu, dalam pertandingan uji coba tersebut, Perseba unggul atas Matador FC dengan skor 6-2. “Secara postur tubuh, tim kami memang terlihat perbedaan yang mencolok. Namun, para pemain tetap mampu tampil ngotot dan itulah yang menjadi tujuan utama kami dalam uji coba ini,” ujarnya. Ranoe Nirawan





































