Kanalnews.co., Jakarta – Pelatih renang Pelatnas SEA Games, David Armandoni menyebut para atlet akan tetap berlatih keras setelah menjalani pelatnas di Kunming, China selama dua pekan.
Skuad renang Indonesia yang terdiri dari 10 atlet dan 7 ofisial tiba di Jakarta, Kamis (31/10) dinihari. Tidak mau terputus para atlet langsung menjalani latihan di kolam renang Gelora Bung Karno, Kamis pagi. Pada tanggal 9 para atlet akan melanjutkan pelatnas di kolam Blahkiuh, Bali.
“Akhir pekan ini para atlet akan ikut dalam perlombaan kolam pendek di Jakarta Intercultural School (JIS). Untuk mempertahankan atmosfir kompetisi,” kata Armandoni, Kamis (31/10).
Menurut pelatih asal Perancis ini, latihan di dataran tinggi di Kunming ini membantu meningkatkan Vo2 Max dan daya tahan atlet. “Kami latihan selama dua pekan, hasilnya lumayan. Idealnya memang tiga pekan kalau mau dapat hasil maksimal,” katanya.
Menurut Armandoni lagi, latihan di Kunming diharapkan akan membuat para atlet lebih mudah melahap porsi sesi latihan terakhir di tanah air sebelum berlaga di Filipina pada Desember. “Sampai kontingen berkumpul dan kemudian berangkat pada akhir November, tidak ada penurunan pada porsi latihan yang diberikan. Tidak ada taper lagi,” kata Armandoni.
Skuad renang Indonesia yang berlatih di Kunming terdiri dari AA Isteri Kania Ratih, Adinda Larasati, Anindia Treciel Vannessae, Azzahra Permatahani, Nurul Fajar Fitriyanti, Ressa Kania Dewi, Aflah Fadlan Prawira, Farrel Armandio Tangkas, Gagarin Nathaniel Yus, Mohammad Fachri.
Sementara tiga atlet senior yaitu I Gde Siman Sudartawa, Triady Fauzi dan Glenn Victor memilih berlatih di AS dan dalam negeri.
Armandoni menolak berbicara mengenai target perolehan medali cabang renang di Filipina. Ia menyebut persiapan negara lain jelas lebih panjang. “Mungkin saja bisa menyamai hasil dua tahun lalu dengan 4 medali emas. Saya hanya menyiapkan para atlet saya untuk tampil maksimal dan memperbaiki catatan waktu terbaik mereka. Soal perkembangan atlet calon lawan, saya tidak peduli,” katanya.
Atlet putra Aflah Fadlan Prawira menyebut optimistis mampu memperbaiki catatan waktu terbaiknya. “Saya memang masih kalah cepat dibandingkan atlet Vietnam. Tetapi atlet Malaysia, Welson Sim yang di atas saya dua tahun lalu, sudah saya kalahkan di Asian Games 2018 lalu,” kata Fadlan.
Di Filipina, Fadlan juga turun di nomor renang perairan terbuka. “Saya turun di 10 kilometer, lawan yang berat tentu Thailand,” katanya.
Sementara tiga atlet senior yaitu I Gde Siman Sudartawa, Triady Fauzi dan Glenn Victor memilih berlatih di AS dan dalam negeri.
Armandoni menolak berbicara mengenai target perolehan medali cabang renang di Filipina. Ia menyebut persiapan negara lain jelas lebih panjang. “Mungkin saja bisa menyamai hasil dua tahun lalu dengan 4 medali emas. Saya hanya menyiapkan para atlet saya untuk tampil maksimal dan memperbaiki catatan waktu terbaik mereka. Soal perkembangan atlet calon lawan, saya tidak peduli,” katanya.
Atlet putra Aflah Fadlan Prawira menyebut optimistis mampu memperbaiki catatan waktu terbaiknya. “Saya memang masih kalah cepat dibandingkan atlet Vietnam. Tetapi atlet Malaysia, Welson Sim yang di atas saya dua tahun lalu, sudah saya kalahkan di Asian Games 2018 lalu,” kata Fadlan.
Di Filipina, Fadlan juga turun di nomor renang perairan terbuka. “Saya turun di 10 kilometer, lawan yang berat tentu Thailand,” katanya. (Tjahjo)



































