KANALNEWS.co, Jakarta – Direktur Hukum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Aristo Panggaribuan mengakui Federasi Sepak Bola Indonesia itu pasrah dengan sanksi yang dijatuhkan oleh FIFA.

“Kami (PSSI) pasrah dengan sanksi FIFA tapi kepasrahan itu tidak untuk Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang menjadi dalang dari sanksi FIFA itu,” Arsito di Jakarta, Minggu (31/5).

Aristo juga mengkritisi ketaatan pihak Kemenpora pada proses hukum setelah PTUN dalam putusan selanya telah secara jelasĀ  menangguhkan surat keputusan pembekuan PSSI. “Ini bentuk ketidak taatan Menpora terhadap hukum.”

Ia menegaskan, keputusan sela yang dikeluarkan PTUN beberapa waktu lalu harusnya membuat tim transisi juga tidak aktif sementara waktu. Bahkan, hal itu juga sudah disampaikan deputi V Kemenpora yang menyebutkan tim transisi juga tidak aktif karena putusan sela itu.

“Saya mempertanyakan bagaimana mungkin Kemenpora memungkiri perkataanya yang disampaikan lewat Gatot itu. Selain bentuk dari ketidak taatan terhadap hukum, kemenpora juga inkonsisntensi dengan perkataanya,” tukasnya.

PSSI juga sudah siap melanjutkan gugatan hukum ke meja hijau PTUN pada Senin (8/6) mendatang dan Ia berharap ada hal baik yang keluar dari persidangan untuk sepakbola nasional itu. (Herwan)