KANALNEWS.co – Jakarta, Pengurus Besar Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PB PBSI)  mengapresiasi langkah Candra Wijaya membuat rekor MURI (Museum Rekor Indonesia) melatih selama 13 jam nonstop.

“Kami apresiaskan sumbangsihnya yang sangat besar untuk pembinaan bulutangkis Indonesia,” ujar Kepala Bidang Pengembangan PB PBSI, Basri Yusuf kepada kanalnews di Candra Wijaya International Badminton Center Duri Kosambi Jakarta Barat, Rabu (23/1/2013).

Tak hanya itu, Basri juga turut merasakan season latihan yang di berikan Candra.

“Sebagai mantan juara dunia dan olimpiade, saya bangga dengan Candra yang selalu ingin menyumbangkan sumbangsihnya untuk kemajuan bulutangksi merah putih dengan melatih, ” katanya.

Menurutnya, apa yang telah dilakukan oleh Candra sangat mendukung programa PB PBSI yaitu pemasalan olahraga bulutangkis. Program pengembangan bibit bulutangkis melalalui sekolah-sekolah telah di canangkan oleh PB PBSI di empat kota Bandung, Solo, Surabaya dan Medan.

“Untuk anak-anak  SD yang penting mereka fun (gembira) dulu,” katanya.

Basri menegaskan, pengembangan bibit pemain akan dilakukan dengan upaya pengoptimalan ekstrakulikuler bulutangkis di sekolah dan pelatihan materi ajar yang sesuai standar untuk guru olahraga dengan target siswa-siwi yang potensial untuk pengembangan atlet junior.

“Terhitung Januari hingga empat bulan kedepan, PB PBSI tengah menyusun modul serta kurikulum ajar bulutangkis.”

 

Penulis : Herwan Pebriansyah