KANALNEWS.co, Jakarta – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) berkomitmen untuk terus menggiatkan turnamen usia dini demi mempersiapkan tim nasional di berbagai jenjang usia dengan menggelar turnamen sepak bola usia dini.
“Selamat datang kepada para peserta Liga U-16. Disini kalian adalah yang terbaik yang terpilih mewakili provinsi kalian masing-masing untuk menjadi peserta liga U-16 piala Menpora. Kemenpora akan terus menyelenggarakan kompetisi usia dini. Dimulai dari liga U-10, U-14, U-16. Kita akan terus berusaha menjadikan Indonesia sebagai macan Asia,” kata Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi dalam sambutannya saat membuka babak 32 Besar Liga Pelajar U-16 Piala Menpora di Stadion Soemantri Brojonegoro, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (4/9) sore.
Babak 32 Besar Liga Pelajar U-16 Piala Menpora atau seri nasional ini diikuti tim-tim terbaik yang telah melewati seri region di tingkat kota/kabupaten dan provinsi seluruh Indonesia. 32 tim itu dibagi ke dalam empat grup untuk memperebutkan tiket 16 besar. Empat stadion yang digunakan untuk seri nasional adalah Stadion Soemantri Brodjonegoro (luar dan dalam), Stadion Tugu, Stadion Sunter, dan lapangan Sekolah Pelita Harapan (SPH).
Juara dan runner up dari babak penyisihan grup seri nasional itu akan tampil di babak 16 besar dengan menggunakan sistem gugur. Babak grand final akan dilaksanakan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo Jawa Timur bersamaan dengan acara puncak peringatan Hari Olahraga Nasional pada 9 September 2016.
Menpora merasa bangga dan optimis melihat antusias para peserta mengikuti gelaran Liga Pelajar U-16 dan berharap bisa mengasah bibit-bibit pesepakbola handal untuk masa depan tim nasional Indonesia.
“Kelak kalianlah yang akan membawa nama baik Indonesia di bidang sepakbola di kancah internasional. Pemerintah akan terus menggalakkan kompetisi usia dini untuk mengusahakan menggapai cita-cita menjadi macan Asia, juga agar kelak tidak hanya menang di Piala AFF tetapi di piala lain bahkan piala dunia melalui kalian semua,” kata Imam.
“Kepada wasit, pimpinlah permainan liga ini dengan baik, fairplay, dan penuh sportivitas. Apabila ada yang salah tetap salah. Apabila benar tetap benar,” kata Imam yang mengingatkan wasit untuk bertindak adil di lapangan hijau.
Liga Pelajar U-16 ini diikuti 29 provinsi yakni Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Bali, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Nusa Tenggara Timur, Maluku dan Maluku Utara.
Liga Pelajar U-16 ini disebutkan merupakan bagian dari tangga pembinaan sepakbola Indonesia yang digagas Menpora dalam upaya mengembalikan kejayaan sepakbola Indonesia berjenjang dari kabupaten/kota beranjak ke provinsi hingga ke bertanding di tingkat nasional. (Herwan)



































