Foto: Shutterstock

 

Kanalnews.co, JAKARTA- Kementerian Kesehatan langsung bergerak cepat melakukan tracing usai ditemukan kasus positif Omicron di Indonesia. Total ada 250 orang yang sudah diperiksa.

“Mungkin sudah ada 250 orang ya total yang di-tracing dari ketiga kasus Omicron ini,” kata Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kemenkes Siti Nadia Tarmizi, Senin (20/12).

Namun begitu, Nadia belum menyebutkan berapa jumlah kasus positif setelah melakukan tracking. Ia memastijan hasil sampel akan dikirim ke Balitbangkes Kemenkes untuk diperiksa menggunakan metode Whole Genome Sequences (WGS).

“Jadi kalau [kontak erat] positif langsung di-WGS ya,” kata dia.

Saat ini pemerintah juga masih menunggu hasil pemeriksaan WGS dari tiga WNA China yang diduga turut terinfeksi varian omicron atau probabel. Ketiganya masih menjalani masa karantina di Manado.

Sementara untuk WNI Nigeria yang diduga menjadi kasus pertama varian Omicron di Indonesia sudah dinyatakan negatif Covid-19.

“WNI Nigeria tetap masih probable karena saat ini pemeriksaannya sudah menjadi negatif. Hasil WGS tiga kasus probable WNA China belum,” ujar Nadia.

Sudah ada tiga kasus positif virus corona varian omicron yang terdeteksi di Indonesia. Mereka yang terinfeksi antara lain petugas kebersihan Wisma Atlet Kemayoran, dan pelaku perjalanan dari Amerika Serikat serta Inggris. (ads)