KANALNEWS.co – Jakarta, Wakapolri Komjen Nanan Soekarna mengungkapkan jika jumlah polisi nakal yang  dipecat pada 2012 belum menunjukan perubahan dibanding tahun 2011. Tiap  tahun ada sekitar 300 polisi nakal yang dipecat yang dengan alasan  pelanggaran disiplin, profesi, hingga pidana yang berbeda-beda.

“Intinya kenakalan itu bukan karena mereka bodoh tapi karena komitmennya tidak benar,” kata Nanan, di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (26/12/2012).

Menurut Nanan, polisi nakal itu berasal dari berbagai tingkat mulai perwira tinggi hingga bintara. Siapakah perwira tinggi itu?

“Ya itu, DS, yang masih diproses. Kita akan menegakan aturan sesuai dengan aturan,” jawab Jendral Bintang Tiga ini.

DS yang dimaksudkan adalah mantan Kakorlantas Irjen Djoko Susilo yang  saat ini mendekam di Rutan Guntur sebagai tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka kasus korupsi.

Untuk menekan jumlah polisi yang bermoral rendah itu, Nanan melanjutkan, pihaknya sudah membuat beberapa perubahan kebijakan di level Mabes Polri dan  diharapkan berdampak hingga di level bawah.

Misalnya, dia mencontohkan, perubahan format pelantikan para pejabat tinggi Polri oleh Kapolri Jenderal Timur Pradopo. Kini setiap pejabat  tinggi itu memang harus mengucapkan sumpah kepada Tuhan Yang Maha Esa untuk tidak melakukan pelanggaran atas alasan apapun.

Bahkan, karena ada sesi penyumpahan ini, beberapa pejabat tinggi yang belum terbiasa masih sering salah sebut dan membuat sumpah dibuat  berulang-ulang. Sesi penyumpahan ini juga menghilangkan tahapan serah terima Pataka dari pejabat lama ke pejabat baru.

Pataka adalah panji pemersatu berbentuk sebuah bendera kebesaran dengan lambang dan warna khusus.

“Saya memang hilangkan yang formal-formal yang tidak perlu,” tandas Wakapolri.

 

Penulis : Herwan Pebriansyah