KANALNEWS.co – Jakarta, Kepala Pusat Meteorologi Publik Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, Mulyono Prabowo mengatakan, curah hujan dalam periode masa puncak musim hujan yang diperkirakan masih terjadi hingga akhir Februari fluktuatif.
Menurutnya, dalam satu hingga dua hari ini Jakarta akan dilanda hujan diselingi hujan mereda di hari berikutnya dan kembali hujan setelah beberapa hari mereda.
“Setelah hujan lebat yang melanda Jakarta, Rabu (6/2) sore sekitar dua jam, diperkirakan dua hari ke depan hujan hanya berintensitas ringan hingga sedang,” ujarnya di Jakarta Kamis (7/2/2013).
Mulyono menjelaskan, hujan yang terjadi selama dua sampai tiga jam itu termasuk kategori lebat. Karena dari pengukuran dan pengamatan BMKG di Kemayoran curah hujan mencapai 25 milimeter (mm), Kelapa Gading tercatat tertinggi yakni 54 mm, Pulomas 27 mm, selatan Parung 20 mm, dan Bogor 12-15 mm.
“Dalam skala intensitas curah hujan per jam, skala 0-5 mm ringan, 5-10 mm sedang dan lebih dari 10 mm lebat,” katanya.
Dia juga mengatakan, akibat terjadi pertemuan arus udara di selatan Jawa dari utara China selatan masuk ke perairan Bangka Belitung yang berpapasan di timur Lampung dan pertemuan garis udara pun terjadi di Sumatera bagian selatan memanjang ke Kalimantan bagian selatan dan Sulawesi bagian selatan.
“Lampung dan Jawa bagian barat mengalami pertumbuhan awan begitu juga di Tasikmalaya dan Pelabuhan Ratu sehingga memungkinkan Bandung dan Jatiwangi hujan lebat,” ucapnya.
Untuk cuaca beberapa hari mendatang dalam dua hari kedepan diperkirakan curah hujan ringan hingga sedang dan di akhir pekan curah hujan kembali naik. Mulyono menambahkan dalam spasialnya hujan sporadis, namun tidak merata dan tidak seragam di sejumlah tempat.
Penulis : Setiawan Hadi



































