Foto: Biro Pers Kepresidenan

 

Kanalnews.co, JAKARTA– Presiden RI Joko Widodo angkat bicara terkait anggapan pemerintah kerap membuat kebijakan berubah-ubah dalam mengatasi pandemi. Jokowi menilai kebijakan berbeda karena virus Corona terus bermutasi.

Sudah 2 tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Selama itu pula, pemerintah sudah melakukan beberapa kebijakan.

Salah satunya saat pertama Indonesia mengalami pandemi, pemerintah membuat kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB. Tak lama kemudian, pemerintah mengganti dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro sebelum akhirnya berdasarkan level.

“Banyak yang bertanya ini kok pemerintah ini kayak bingung, berubah-ubah. Lha wong penyakitnya, virusnya, juga berubah-ubah kok. Bermutasi, berubah-ubah,” kata Jokowi dalam arahannya kepada Kepala Kesatuan Wilayah Polri dan TNI di Bali, Jumat (3/12).

“Kalau strategi kita tetap ya ditinggal sama virusnya kita. Kenapa kita berubah strategi, lapangan karena virusnya ini bermutasi, berubah-ubah. Pakai cara ini tidak bisa, pakai cara ini tidak bisa. Selalu berubah,” katanya.

Oleh karena itu, eks Gubernur DKI Jakarta itu berharap masyarakat tetap waspada, meski saat ini kasus Covid-19 menurun. Sebab, belakangan muncul varian baru bernama Omicron.

“Hati-hati yang namanya sekarang ini ancaman gelombang keempat varian Omicron. Hati-hati. Tadi pagi saya sudah dapat kabar, sudah sampai ke Singapura,” kata Jokowi.