Foto LIB

Kanalnews.co, JAKARTA-
PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) berencana mempertahankan format reguler series dan championship series di Liga 1 musim depan (2024/2025). Klub diharapkan jauh lebih siap.

“Ya ini mungkin karena tidak terbiasa saja ya, jadi agak kikuk barangkali gitu,” kata Ferry Paulus Direktur Utama PT LIB Ferry Paulus.

“Saya pikir musim depan kalau sudah ditetapkan adanya babak Championship Series, klub bisa menata lagi kekuatannya,” tambahnya.

Ferry menyinggung betapa ketatnya kompetisi Liga 1 dengan format reguler series dan championship series. Seperti yang dialami Borneo FC Samarinda yang sangat mendominasi di babak reguler series. Tetapi keok saat championship series.

Tim Pesut Etam mampu juara reguler series, dengan meraih 70 poin dari 34 laga. Dari 34 laga itu, Borneo FC menang 21 kali, 7 imbang, dan hanya menelan 6 kekalahan.

Tetapi di babak championship series kalah oleh tim peringkat empat, Madura United. Di reguler series, Madura United menang 15 kali, 10 imbang, dan 9 kali kalah.

Tapi Madura United gagal menjadi juara, setelah kalah dari Persib Bandung di final leg kedua Championship Series.

“Apalagi ada contoh pengalaman Borneo FC yang begitu super power pada babak Reguler Series, kemudian masuk ke Championship Series agak terseok-seok.”

“Jadi saya pikir musim depan pasti akan jauh berbeda dan klub-klub lebih menyiapkan diri,” ujar Ferry Paulus.

Mempertahankan format reguler series dan championship series, lanjut Ferry bukan tanpa alasan. Ia menilai format itu sangat menarik.

“Juara Reguler Series itu tetap ada karena memang memberikan penilaian tersendiri juga. katanya.

“Penilaiannya dari sisi rating televisi, ranking klasemen, dan ada sistem yang dirancang sampai dengan babak Reguler Series,” dia menambahkan. (pht)