KANALNEWS.co, Jakarta – Perkembangan sepak bola nasional berjalan di tempat, bahkan dinilai mengalami kemunduran dengan prestasi yang naik turun. Bila hal ini tidak diantisipasi maka bukan tidak mungkin akan terus mengalami kemunduran.

Kenyataan ini bahkan telah membuat gusar Presiden Joko Widodo, sehingga harus menerbitkan Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional.

Hal tersebut diasampaikan oleh Ishak Tan ketika mendeklarasikan Komunitas Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Indonesia (KPPPI) di Jakarta, Senin (3/2/2020).

Turut hadir pada acara pendeklarasian KPPPI itu mantan Timnas Indonesia, Rully Nere.

Menurut Ishak Tan, dalam Inpres tersebut, Presiden menginstruksikan sejumlah pihak, yakni 11 Kementerian, 2 Pimpinan Lembaga serta Gubernur dan Bupati/Walikota di seluruh Indonesia untuk melakukan peningkatan prestasi sepak bola nasional dan internasional sesuai tugas, fungsi dan kewenangan masing-masing.

Bentuk dari peningkatan prestasi persepakbolaan tersebut, diantaranya: pengembangan bakat, pembenahan sistem dan tata kelola sepak bola serta mobilisasi pendanaan untuk pengembangan sepak bola nasional.

“Bertolak dari rasa keprihatinan, keterpanggilan sekaligus tanggungjawab dan partisipasi untuk membantu mendorong percepatan pembangunan persepakbolaan Indonesia, maka kami yang terdiri dari sekelompok orang dengan berbagai latar belakang profesi dan keilmuan, serta atas berkat rahmat Allah Tuhan Yang Maha Esa dengan ini mendeklarasikan pembentukan “Komunitas Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Indonesia,” kata Deklarator KPPPI, Ishak Tan.

Ishak Tan lebih jauh menjelaskan, KPPPI bertujuan untuk menjadi mitra terdepan penghela percepatan pembangunan persepakbolaan Indonesia, dan dengan misi mengembangkan inovasi, kreasi dan kolaborasi berbasis independensi, transparansi dan akuntabilitas untuk percepatan pembangunan dan kemajuan persepakbolaan Indonesia.

Adapun program Jangka Panjang  KPPI akan menyelenggarakan Tour Dedikasi Promotif Speak Bola Rangkain yang kegiatannya meliputidialog speak bola, coaching clinic pesepakbola potensial dan pelatih.

Program Jangka Menengah, pertama melakukan penyususnan database berbasisi ilmu pengetahuan dan teknologi meliputi rekrutmen pemain. Dan kedua membangun kolaborasi permanen dengan berbagai pemangku kepentigan.

Sedangan untuk jangka Panjang,  KPPPI membangun dan mengembangkan “Center of Excellence Speak Bola Indonesia”.

Ishak Tan menegaskan, Komunitas Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Indonesia ini akan fokus bekerja untuk pengembangan inovasi, kreasi dan kolaborasi berbasis independensi, transparansi dan akuntabilitas untuk percepatan pembangunan dan kemajuan persepakbolaan Indonesia.

Capaian-capaian komunitas ini, kata dia, akan didedikasikan guna mendukung pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya bagi upaya percepatan pembangunan dan kemajuan prestasi persepakbolaan Indonesia.(Mul)