Foto ist

Kanalnews.co, MALANG– Arema FC akan menjamu Persebaya Surabaya dalam bigmatch derby Jatim. Namun tuan rumah dipastikan tidak menyediakan slot tiket bagi suporter Persebaya alias Bonek.

Arema akan menjamu Persebaya di laga ke-11 Liga 1 2022/2023 yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10) nanti. Aroma sengit bakal terasa baik kedua tim dan suporter.

Untuk mengantisipasi adanya gesekan, pihak panitia pelaksana (panpel) telah membuat sejumlah langkah. Salah satunya panpel tidak menyediakan tiket untuk Bonek.

“Melalui pertimbangan yang matang, maka diputuskan panpel mematuhi arahan kepolisian dengan tidak memberikan kuota (tiket) pada pendukung Persebaya di Kanjuruhan,” ucap Ketua panpel Arema FC, Abdul Haris.

Adapun keputusan itu tertuang dalam 8 poin. Patroli siber di dunia maya juga bakal dilakukan. Hal itu dilakukan untuk menghindari adanya provokasi yang dilakukan oknum tertentu.

“Langkah antisipasi sejak jauh-jauh hari dilakukan oleh Aremania. Selain itu, juga menyoroti provokasi di media sosial. Ini yang harus kita redam bersama,” tandas Abdul Haris.

Berikut 8 Poin Rapat Koordinasi Aremania :

1. Panpel Arema FC setelah melakukan koordinasi dengan Aremania sepakat untuk tidak memberikan kuota untuk supporter tim tamu, Persebaya hal ini sesuai dengan perjanjian yang disepakati di Polda Jatim pada 2006 lalu yang menyebutkan bahwa kedua supporter tidak saling mengunjungi.

2. Tidak ada sweeping Plat L maupun sejenisnya ketika pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya.

3. Aremania menyatakan siap menerapkan hukum adat Aremania jika ada aksi anarkis, copet dan masuk stadion tanpa tiket.

4. Aremania menyerukan kepada tim Arema FC bahwa laga lawan Persebaya wajib dimenangkan.

5. Aremania meminta bantuan kepada kepolisian untuk melakukan pengawalan pada Aremania luar kota yang menyaksikan pertandingan di Stadion Kanjuruhan.

6. Saling membantu menyiapkan konsumsi berupa nasi bungkus untuk Aremania luar kota dan mengatur  kepulangannya berkoordinasi dengan  pihak keamanan dan jika diperlukan bisa menginap  di stadion kanjuruhan.

7. Mendorong pihak berwajib, manajemen Arema FC untuk menertibkan akun-akun sosial media yang melakukan tindakan provokatif dan tidak bertanggung jawab. Aremania mendesak admin akun sosial media untuk bertemu dan saling sharing dengan manajemen dan Aremania.

8. Demi keamanan, Aremania memohon kepada pihak keamanan untuk melakukan sweeping di pintu-pintu masuk agar tidak tidak adanya penyusup yang berpotensi adanya kericuhan