Foto tangkapan layar Metro TV

 

Kanalnews.co, JAKARTA– Rencana mengajukan hak angket oleh Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud nampaknya semakin besar. Juru bicara TPN Aryo Seno Baskoro menyakini angket akan mendalami proses tahapan pemilu.

Apalagi, sudah ada pemeriksaan terhadap tujuh komisioner, termasuk Ketua KPU.

“Artinya ini kan menambah panjang catatan tentang Pemilu. Apalagi jika kaitannya dengan kebocoran data, ini berbahaya sekali untuk kehidupan privat seluruh pemilih dan peserta pemilu,” kata Aryo, Rabu (28/2).

Dugaan kecurangan tersebut, lanjut Aryo tak hanya dilakukan oleh penyelenggara pemilu. Tetapi ia yakin dengan elit kekuasaan.

“Ini semakin menguatkan indikasi perlunya ada mekanisme seperti yang disediakan melalui hak angket,” ucapnya.

“Sehingga ada pemeriksaan menyeluruh pada penyelenggara, serta hubungannya dengan elit kekuasaan, yang kemudian memengaruhi berjalannya pemilu kemarin,” kata Aryo.

Sebelumnya, sebanyak tujuh komisioner KPU pada Rabu (28/2) menjalani sidang pemeriksaan Kode etik di kantor Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Sidang pemeriksaan tersebut berkaitan dengan dugaan kebocoran data.

Alhasil, rapat pleno rekapitulasi penghitungan perolehan suara Pemilu 2024 tingkat nasional sempat ditunda. (ads)