
Kanalnews.co, JAKARTA– Partai Solidaritas Indonesia menyoroti adanya dugaan kampanye terselubung yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat melepas mudik gratis. Para peserta mudik gratis tampak memakai baju bertuliskan ‘Anies Baswedan Presiden Indonesia’.
Foto-foto peserta mudik gratis di Terminal Terpadu Pulogebang, Jakarta Timur, memakai baju bertuliskan ‘Anies Baswedan Presiden Indonesia’ beredar di media sosial. Hal itu sontak mengundang kontroversi.
Juru Bicara PSI Sigit Widodo dalam akun twitter pribadinya @sigitwid menilai hal itu bisa termasuk dalam kategori penyalah gunaan wewenang. Sebab, program mudik gratis dibiayai oleh APBD DKI.
“Mudik gratis ini menggunakan dana APBD DKI Jakarta sebesar Rp 13,7 miliar, kalau digunakan untuk kepentingan pribadi bisa dikategorikan sebagai penyalahgunaan wewenang untuk menguntungkan diri sendiri,” kata Sigit.
Di unggahan selanjutnya Sigit menyertakan video Anies sedang membagikan bingkisan kepada peserta mudik di dalam bus. Sigit meyakini yang sedang dibagikan Anies adalah kaos bertuliskan ‘Anies Presiden Indonesia’.
“Sekarang malah beredar video Pak @aniesbaswedan membagi-bagikan kaosnya kepada para pemudik dengan menggunakan baju seragam gubernur. Itu kegiatan Pemprov @DKIJakarta yang menggunakan uang rakyat Rp 13,7 miliar dana APBD. Mungkin Pak Anies atau relawannya bisa klarifikasi?” ujarnya.
“Kalau dilihat itu memang kaos pencapresan Pak Anies, apalagi saat membagikan Pak Anies dampingi seseorang yang menggunakan kaos tersebut,” tambahnya saat dihubungi terpisah.



































