Kanalnews.co, GOWA- Meski telah ditetapkan sebagai tersangka, Kepolisian Gowa akan terus melakukan penyelidikan terhadap keluarga yang tega mencongkel mata anaknya. Polisi akan menyelidiki kasus kematian sang kakak AP yang diduga menjadi korban pesugihan kedua orangtunya.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes E Zulpan telah menerima laporan mengenai kematian kakak AP yang berinisial DS (22). Ia meninggal lantaran dicekoki air garam sebanyak 2 liter.

“Tentunya kasus ini juga akan dikembangkan terkait adanya juga keterangan-keterangan yang diperoleh penyidik di lapangan bahwa satu hari sebelum kekerasan yang dilakukan keluarga kepada AP, bahwa kakak dari AP ini pun meninggal dunia,” kata Zulpan.

“Tentunya akan didalami apakah meninggal dunianya kakak AP berinisial DS apakah juga ada kaitannya kekerasan yang dilakukan kedua orang tuanya, termasuk paman dan kakeknya, nanti kita akan lihat,” katanya.

Zulpan pun menegaskan saat ini kepolisian akan menindaklanjuti keluarga AP tersebut setelah ditetapkan sebagai tersangka. Kedua orangtua tersebut dipastikan sehat alias tak mengalami gangguan jiwa.

“Ini lagi berkoordinasi pihak RS untuk daripada penjemputan kedua orang tuanya,” pungkas Zulpan. (ads)