KANALNEWS.CO., Jakarta – PP PRSI masih akan membicarakan dan mencari jalan keluar menyusul permintaan atlet renang Azzahra Permatahani untuk mempersiapkan diri dalam Pelatnas Olimpiade bersama pelatihnya, David Armandoni.

Azzahra masuk dalam enam atlet yang dipanggil untuk persiapan menghadapi Olimpiade Tokyo, Juli 2021 mendatang, bersama I Gde Siman Sudartawa, Glen Victor Susanto, Aflah Fadlan Prawira, Farrel Armandio Tangkas serta Triady Fauzi Sidik. Hingga saat ini baru 4 atlet yang berlatih di GBK Senayan di bawah manajer Wisnu Wardhana dan dua pelatih, Albert C. Sutanto dan Doni B. UTomo.

“Iya, Azzahra memang minta untuk tetap berlatih di bawah David (Armandoni). Kami berikan tempat di GBK Senayan, tetapi dia memilih berlatih di Tangerang,” kata manajer tim sekaligus Kabid BInpres PP PRSI, Wisnu Wardhana, Selasa (27/10/2020).

Menurut Wisnu, usai memegang Pelatnas SEA Games 2019 lalu, David Armandoni memang sudah tidak lagi menjadi pelatih timnas. Ia mengakui memang bayaran yang harus dikeluarkan untuk pelatih asal Perancis ini memang terlalu tinggi. “Apalagi sekarang kan dia sudah terikat kontrak dengan klub renang lokal,” lanjut Wisnu. “Sebagai pelatih nasional ya seharusnya dia fokus satu.”

Wisnu sangat menyayangkan kalau Azzahra sampai tidak dapat bergabung dengan Pelatnas OLimpiade Tokyo karena ini merupakan event yang langka. “Sayang sekali ya, tetapi kita masih akan mendiskusikannya dengan pihak-pihak yang terkait.”

Sejak Pelatnas SEA Games 2019, beberapa atlet nasional memang tetap berlatih bersama pelatih David Armandoni. Setelah Pelatnas di Blahkiuh, Bali ditiadakan, mereka kemudian ikut berlatih bersama atlet-atlet di klub WDS di daerah Tangerang, termasuk Azzahra, Fadlan Prawira, Farrel Armandio serta atlet puteri Vanessa Evato. Meski masih terikat kontrak sampai 2021, David Armandoni disebut-sebut tidak lagi menerima bayaran sebagai pelatih.

David Armandoni memang selama ini dianggap paling berjasa untuk perkembangan prestasi Azzahra sejak masih atlet kelompok umur. Ia mempersiapkan Azzahra yang baru berusia 18 tahun untuk naik secara berjenjang menuju puncak prestasi di Olimpiade.

Tentang keberadaan atlet senior, Triady Fauzi Sidiq, menurut Wisnu yang bersangkutan saat ini tengah mengikuti Prajab sebagai seorang Aparatur SIpil Negara (ASN). “Selesai Prajab, Aji akan segera bergabung dengan Pelatnas.”

Dari enam atlet yang dipanggil, dua pernah ikut ajang empat tahunan tersebut, yaitu Siman Sudartawa (2012) dan Glenn Victor (2016). Di ajang ini, mereka tersisih di babak kualifikasi. (Tjahjo)