KANALNEWS.co – Jakarta, Pengurus Besar Persatuan Atletik Indonesia (PB PASI) memberikan apresiasi kepada Tresna Puspita Gusti Ayu, yang berhasil memecahkan 2 rekor nasional lempar Jawa Timur Open yang digelar pada 9-11 Maret 2013 lalu.
“Satu rekor pecah berarti Rp 100 juta, kalau dua rekor tinggal dijumlahkan saja. Pelatihnya juga dapat bonus sebesar Rp 100 juta,” tukas Ketua Umum PB-PASI, Bob Hasan di Sekretariat PB PASI Jakarta, Rabu (13/3/2013).
Tresna yang akrab disapa dengan Neng ini berhasil memecahkan rekor lempar martil atas namanya sendiri dengan rekor 51,20 meter dari sebelumnya 41,50 meter.
Sementara di nomor lempar cakram, gadis kelahiran Kuningan Jawa Barat itu kembali mengukirkan namanya dengan memecahkan rekor nasional atas namanya sendiri dari 44,20 meter, rekor sebelumnya 40,52 meter.
“Rekor baru lontar martil saya pecahkan di Jawa Timur Open, dan nomor cakram di Thailand Open,” ujarnya.
Untuk prestasinya tersebut, Tresna sukses merebut tiket kualifikasi nomor lempar cakram Kejuaraan Dunia Remaja IAAF yang digelar di Donetsk, Ukraina, Juli 2013 mendatang.
Menurut Neng, suksesnya tak lepas dari disiplin diri.
“Musuh terbesar saya adalah saya sendiri. Karena itu, saya harus berusaha tidak nervous (tegang) saat pertandingan. Untuk itu, saya harus menyiapkan diri sebaik mungkin,” kata remaja 16 tahun ini.
Untuk menghadapi berbagai kejuaraan, termasuk Kejuaraan Dunia Remaja IAAF, Tresna berlatih sapta lomba, ditambah nomor lempar dan lompat. Diungkapkan Neng, limit lolos kualifikasi Kejuaraan Dunia Remaja IAAF, yaitu 42 meter, sedangkan dia mampu membukukan 44 meter.
Pelatih Tresna, Fifit Wulandari mengatakan, keberhasilan anak didiknya tak lepas dari kesungguhan Tresna menjalani latihan.
“Kita sesuaikan dengan Tresna (usianya), dan mengikuti latihan sesuai standar internasional,” kata pelatih muda yang sempat dikirim PB-PASI mengikut kursus kepelatihan di Jerman,” tandasnya.
Editor : Herwan Pebriansyah






































