KANALNEWS.co, Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi saat membuka Pendidikan dan Pelatihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (PASKIBRAKA) 2016 meminta kepada peserta yang lolos seleksi agar menimba ilmu sebaik mungkin dari pendidikan dan pelatihan.
“Diklat ini sungguh sangat berarti bagi sebuah pembentukan karakter, watak dan kedisiplinan. Kemampuan untuk menjadi pasukan pengibar bendera pusaka secara baik akan menjadi kebanggaan keluarga, sekolah, daerah asal dan masyarakat semuanya, ” kata Menpora di Wisma Soegondo Djojopuspito PP-PON Cibubur Jakarta Timur, Rabu (27/7/2016) malam.
“Sungguh sangat banyak orang yang bermimpi dan berkeinginan untuk menjadi paskibraka,” sambung Menpora.
Peserta yang berhasil lolos dan mengikuti pendidikan dan pelatihan di PPPON Cibubur adalah yang terbaik setelah melalui seleksi dan penjaringan yang sangat ketat, mulai dari tingkat kabupaten/kota, propinsi dan di Jakarta.
“Kalian tidak boleh mengecewakan keluarga, daerah asal mereka, pelatih, pembina dan seluruh masyarakat Indonesia. Saya minta kalian secara serius mengikuti dan melakukan arahan dari pembina dan pelatih, karena banyak pengalaman dan pengetahuan dari mereka yang dapat kalian ambil yang akan menjadikan kalian sukses dan berhasil dalam pengibaran bendera nantinya, ” tegas Imam.
“Jika ada hal-hal yang tidak enak dihati, silahkan sampaikan kepada panitia, catatlah dan dokumentasikanlah dengan baik semua hal yang kalian alami selama diklat ini, agar dapat kalian jadikan kenangan terindah untuk hidup kalian nanti”, pesan Menpora.
Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Sakhyan Asmara dalam laporannya menyampaikan bahwa sebanyak 136 peserta dari 34 provinsi telah melalui seleksi selama 6 hari pada tanggal 21 hingga 26 Juli 2016 di PP-PON Cibubur Jakarta. Dan telah dipilih sebanyak 2 orang terbaik yang merupakan perwakilan dari tiap provinsi sehingga berjumlah 68 orang.
“68 peserta akan mengikuti pendidikan dan latihan dari tanggal 27 Juli s.d 25 Agustus 2016, dan dari 68 peserta ini akan dibagi kedalam 2 pasukan yaitu pasukan pengibar bendera dan pasukan penurunan bendera, ” ujar Sakhyan.
Selama mengikuti diklat peserta akan diberikan pemahaman dan pelatihan terkait pelaksanaan pengibaran bendera pusaka di istana negara serta pembekalan kepada yang dapat meningkatkan kapasitas, daya saing dan berkarakter. Pembukaan pendidikan dan pelatihan Paskibraka 2016 ini juga dihadiri oleh Kepala Staf Garnisun Tetap 1 Jakarta Brigadir Jenderal Yoshua Pandit Sembiring, Plt. Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Adiati Noerdin, Ketua Pembina Purna Paskibraka Direktur Diplomasi Publik Kemenlu Al Busyra Basnur dan para pejabat Eselon II dilingkungan Kementerian Pemuda dan Olahraga. (Herwan)



































