KANALNEWS.co, Jakarta – Abraham Lunggana atau akrab disapa dengan Haji Lulung mengatakan hingga kini kasus korupsi tekait pengadaan Uninterruptible Power Supply (UPS) dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah- Perubahan (APBD-P) 2014 DKI Jakarta masih terus berjalan.
“Belum selesai kan tersangka belum diadili. Kalau saya pokoknya sekarang, saya hormati, menghargai sekali kepada pihak kepolisian,” kata Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Kamis (11/6).
Tokoh Masyarakat Tanah Abang Jakarta Pusat itu sebelumnya juga pernah dimintai keterangan oleh Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri pada Mei lalu sebagai saksi, selain itu ruang kerjanya juga pernah diperiksa penyidik untuk mencari bukti-bukti terkait kasus UPS.
“Mana bisa saya dipenjara. Penggeledahan polisi sangat rasional, saya sangat menghormati. Dia mencari bukti orang yang dicurigai, sekalipun saya sebagai saksi,” ujar penasehat fraksi PPP DPRD DKI ini.
Lulung juga mengaku kesal dengan pernyataan dari Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) perihal UPS. Ia yakin pihak kepolisian tidak dapat dintervensi.
“Pak Ahok bilang, dari pada polisi susah-susah mencari bukti Pak Haji Lulung. Pak Haji Lulung ya menyerahkan diri saja. Polisi gak mungkin ada intervensi, hebat polisi,” kata Lulung. (Setiawan)




































