Foto Infokom Jakmania

 

Kanalnews.co, JAKARTA – Ketua The Jakmania, Diky Budi Ramadhan, memilih meredakan tensi panas jelang duel panas Persija Jakarta kontra Persib Bandung. Ia mengapresiasi permintaan maaf terbuka dari gelandang Persib, Marc Klok, terkait ajakannya kepada Bobotoh untuk datang ke Stadion Segiri, Minggu (10/5/2026).

Menurut Diky, ucapan Marc Klok yang sempat mengundang Bobotoh hadir ke Stadion Segiri memang dinilai kurang tepat. Di tengah rivalitas yang selalu sensitif antara Persija Jakarta dan Persib Bandung, pernyataan semacam itu dianggap berpotensi memanaskan suasana, apalagi regulasi larangan suporter tandang masih berlaku.

Meski begitu, Diky menilai langkah cepat Marc Klok untuk meminta maaf patut diapresiasi. Baginya, pengakua candaan tersebut tidak pada tempatnya menjadi sinyal positif agar polemik tidak semakin melebar.

“Terima kasih Marc Klok sudah minta maaf dan memahami bahwa candaan itu memang kurang tepat,” ujar Diky.

Namun, apresiasi itu tidak membuat langkah The Jakmania berhenti. Laporan yang telah dilayangkan ke PSSI tetap berjalan. Diky menegaskan, proses itu bukan semata soal satu ucapan, melainkan sebagai pengingat jika figur sebesar Marc Klok punya pengaruh besar terhadap perilaku suporter.

Menurutnya, pemain sepakbola kerap menjadi panutan. Apa yang diucapkan di ruang publik bisa dengan cepat direspons oleh ribuan pendukung. Untuk itu, Diky berharap insiden ini menjadi pelajaran agar pemain lebih berhati-hati, terlebih ketika menyangkut atmosfer panas laga klasik antara Persija dan Persib.

“Nah, ini kan memang sayang, apalagi Marc Klok kan kontribusi terhadap sepak bola Indonesia, terhadap Timnas Indonesia juga banyak banget,” jelas Diky.

“Dan itu yang ya pasti Marc Klok paham lah situasinya antara Persija-Persib seperti apa. Semoga memang bisa diredam semuanya karena memang bukan hanya situasi memanas di Jakarta, tapi di Bandung pun juga jadi mungkin jadi berbeda gitu situasinya,”

Di sisi lain, Diky juga mengirim pesan tegas kepada Bobotoh. Ia meminta pendukung Persib Bandung tetap mematuhi regulasi dan tidak memaksakan diri berangkat ke Samarinda.

Menurut dia, meski pertandingan digelar di tempat netral, status tuan rumah tetap milik Persija Jakarta. Demi fair play dan demi meredam potensi gesekan, Diky berharap Bobotoh cukup memberikan dukungan dari daerah masing-masing.

“Walaupun main di tempat netral, tuan rumahnya tetap Persija. Jadi demi fair play, yang hadir di Stadion Segiri nanti seharusnya suporter Persija,” tegasnya. (pht)