Foto Infokom Jakmania

Kanalnews.co, JAKARTA– Pernyataan Marc Klok yang mengajak Bobotoh datang ke Stadion Segiri jelang duel panas Persija Jakarta kontra Persib Bandung berbuntut panjang. The Jakmania menilai ucapan itu bukan sekadar gurauan biasa, melainkan pernyataan yang dianggap berisiko memanaskan suasana.

Ketua Umum The Jakmania, Diky Budi Ramadhan, bahkan turun langsung menyerahkan surat pengaduan kepada Yunus Nusi di kantor PSSI, GBK Arena, Jumat (8/5/2026). Menurut Diky, pernyataan Klok terasa tidak tepat karena muncul di tengah tensi tinggi menjelang laga yang sudah lebih dulu menyita perhatian nasional.

“Kalau pun itu bercanda, menurut kami waktunya tidak pas,” tegas Diky.

Ia menyoroti ajakan Klok kepada Bobotoh untuk melakukan tur tandang ke Samarinda, padahal duel klasik ini justru sedang berada dalam situasi sensitif.
Laga pekan ke-32 Super League itu sendiri akan digelar di Stadion Segiri, Minggu sore.

Persija terpaksa memindahkan partai kandangnya ke Samarinda setelah tidak mendapatkan izin menggelar pertandingan di Jakarta.

Diky menilai persoalannya bukan sekadar soal candaan. Dalam kondisi pertandingan dipindahkan ke luar kota dan atmosfer rivalitas sedang panas, ajakan kepada suporter lawan untuk datang langsung ke stadion dinilai bisa menambah potensi gangguan keamanan.

“Yang kami jaga adalah keselamatan anggota. Jangan sampai ada ucapan yang malah memperkeruh keadaan” ujarnya.

Situasi jelang bentrok Persija Jakarta melawan Persib Bandung kini dinilai sudah melampaui isu rivalitas daerah. Menurut Diky polemik ini telah menjadi sorotan nasional karena pertandingan yang semestinya berlangsung di Jakarta justru harus bergeser ke Samarinda.

Bagi The Jakmania, laporan ke PSSI bukan semata bentuk protes terhadap Marc Klok, melainkan peringatan satu candaan kecil di tengah situasi panas bisa berubah menjadi percikan besar. (sis)