Foto net

 

Kanalnews.co, JAKARTA – Antusiasme masyarakat untuk mengunjungi Planetarium Jakarta di kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM) melonjak tajam sejak kembali dibuka. Tingginya minat warga, terutama di momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), membuat tiket kunjungan ludes terjual dalam waktu singkat.

Menanggapi kondisi tersebut, pengelola Planetarium Jakarta kini memberlakukan dua skema penjualan tiket, yakni secara online dan offline. Kebijakan ini diambil agar akses kunjungan lebih merata dan tidak hanya bergantung pada pemesanan daring.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, lonjakan pengunjung terlihat jelas sejak hari-hari awal pembukaan kembali Planetarium. Bahkan, jadwal kunjungan hingga akhir Desember telah penuh dipesan, sementara animo masyarakat terus berdatangan.

“Antusiasmenya luar biasa. Banyak warga yang ingin berkunjung untuk mengisi liburan, tetapi tiketnya cepat sekali habis. Karena itu, saya putuskan penjualan tiket dibagi dua, 50 persen online dan 50 persen langsung di lokasi,” ujar Pramono saat ditemui di Karet Tengsin, Jakarta Pusat, Senin (29/12).

Menurut Pramono, kebijakan penjualan offline diperlukan karena banyak pengunjung yang datang langsung dari berbagai daerah, tidak hanya dari Jakarta. Warga dari Depok, Bekasi, hingga Tangerang disebut ikut memadati Planetarium.

“Mereka datang dari luar kota dan berharap bisa membeli tiket langsung. Kasihan kalau semuanya hanya online, sementara sudah jauh-jauh datang,” jelasnya.

Planetarium Jakarta sendiri resmi kembali dibuka oleh Pramono Anung pada Selasa (23/12). Dalam kesempatan tersebut, Pemprov DKI Jakarta juga memberikan akses gratis bagi pelajar selama tiga bulan sebagai upaya edukasi dan peningkatan literasi sains.

Setelah tutup lebih dari 13 tahun sejak 2012, Planetarium yang pertama kali digagas Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin ini kembali menjadi magnet wisata edukasi. Pembukaannya yang bertepatan dengan libur panjang Nataru membuat Planetarium langsung diserbu pengunjung dari berbagai kalangan. (pht)