Kanalnews.co, Ponorogo – Penampilan Pencak Silat Reyog ikut memeriahkan acara Bumi Reyog Berzikir yabg digelar di Alun-alun Ponorogo, Minggu (5/1). Sebuah kolaborasi dua warisan seni budaya Nusantara dipertontonkan kepada masyarakat Ponorogo.
Pencak Silat Reyog adalah sebuah gagasan Kolaborasi yang akan kami hadirkan dalam konteks pertunjukan, ide gagasan ini muncul saat Wisnu Hadi Prayitno sebagai perwakilan Persaudaraan Setia Hati Terate Cab. Ponorogo menjadi delegasi Kebudayaan Indonesia, Mengkolaborasikan Pencak Silat & Reyog Ponorogo dalam berbagai misi kebudayaan di Azerbaijan & Riyadh Arab Saudi yang di support penuh oleh Kemenpora Indonesia.
“Pencak Silat dan Reyog Ponorogo merupakan warisan leluhur bangsa, dimana keduanya ini menjadi nafas dan semangat yang tak terpisahkan bagi masyarakat Ponorogo, reyog dan pencak silat tumbuh kembang bersama. Pencak Silat hadir sebagai gerak nyata dalam mengusir penjajah pada zamannya Reyog tumbuh kembang menjadi bagian pemersatu bangsa. Besar harapan kedepan ide gagasan ini bisa menginfluence perguruan-perguruan Pencak Silat yang ada di Indonesia untuk dapat mengkolaborasikan kekayaan kebudayaan yang di miliki Bangsa ini,” kata Wisnu.
Dalam kesempatan Bumi Reyog Berdzikir 2020, Persaudaraan Setia Hati Terate Cab. Ponorogo bekerjasama dengan Seni Sabukjanur mempersembahkan sajian apik sekaligus menyambut di tetapkannya Pencak Silat oleh UNESCO sebagai Warisan Budaya Dunia Tak Benda dari indonesia atau Intangible Cultural World Heritage, dalam karya pertunjukan ini melibatkan 75 peraga yang kesemuanya adalah seniman-seniwati, atlet-atlet Warga Persaudaraan Setia Hati Terate. Hadir di dalamnya Wisnu Hadi Prayitno sebagai pegagas & Koreografer. Prasasti Resi Mahatma S.Sn sebagai Komposer.




































