Foto ist

 

Kanalnews.co, JAKARTA- KH Miftachul Akhyar resmi mengundurkan diri sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI). Ia memilih untuk tak merangkap jabatan.

Keputusan itu diambil setelah ia terpilih sebagai Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Mukmatar ke-34 NU, Desember lalu. Ia sebelumnya sudah berjanji untuk tak merangkap jabatan di organisasi lain.

“Di saat ahlul halli wal aqdi (Ahwa) Muktamar ke-34 NU menyetujui penetapan saya sebagai Rais Aam, ada usulan agar saya tidak merangkap jabatan. Saya langsung menjawab sami’na wa atha’na (kami dengarkan dan kami patuhi). Jawaban itu bukan karena ada usulan tersebut, apalagi tekanan,” ujar Miftachul di rapat Gabungan Syuriyah-Tanfidziyah PBNU di Kampus Unusia Parung, Bogor, Jawa Barat Rabu (9/3).

Ia juga menceritakan proses pemilihan dirinya menjadi Ketum MUI pada November 2020. Miftachul mengaku sempat diyakinkan hampir dua tahun untuk bersedia menjadi Ketum MUI.

“Semula saya keberatan, tapi kemudian saya takut menjadi orang pertama yang berbuat ‘bid’ah’ di dalam NU,” jelasnya. (ads)