Foto Ig prabowo

 

Kanalnews.co, JAKARTA – Duka mendalam menyelimuti Indonesia. Presiden Prabowo Subianto langsung bereaksi keras atas gugurnya tiga prajurit TNI dalam misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon.

Lewat pernyataan emosional di media sosialnya, Prabowo tak hanya menyampaikan belasungkawa, tetapi juga melontarkan kecaman tajam terhadap pihak-pihak yang dianggap bertanggung jawab atas insiden mematikan tersebut. Ia menyebut kematian para prajurit sebagai akibat dari tindakan keji yang merusak misi perdamaian dunia.

“Bangsa ini kehilangan putra-putra terbaiknya dalam tugas suci menjaga perdamaian,” tegas Prabowo.

Dalam unggahannya, Prabowo turut membagikan momen haru, berdiri tegak memberi penghormatan di hadapan peti jenazah, hingga menyapa keluarga korban dengan wajah penuh duka di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. Suasana persemayaman berubah pilu saat tangis keluarga pecah, memeluk erat peti yang membawa pulang orang tercinta untuk terakhir kalinya.

Tiga prajurit yang gugur, Mayor Inf (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar, Serka (Anumerta) M. Nur Ichwan, dan Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadhon, disebut Prabowo sebagai simbol pengabdian tanpa batas bagi bangsa dan dunia.

Ia menegaskan, negara tidak akan tinggal diam. Kehormatan para prajurit akan dijaga, dan pengorbanan mereka dipastikan tidak akan pernah dilupakan.

“Tidak boleh ada ruang bagi siapa pun yang mencoba merusak perdamaian dan memecah belah persatuan,” ujarnya.

Usai prosesi persemayaman yang penuh air mata, ketiga jenazah langsung diberangkatkan ke kampung halaman masing-masing untuk dimakamkan secara militer. (ads)