Foto PSSI

Kanalnews.co, SURABAYA– Pemusatan latihan Timnas Indonesia belum sepenuhnya dihadiri seluruh pemain. Pelatih Shin Tae-yong geram.

Sebelumnya, Shin memanggil 26 pemain untuk persiapan menghadapi FIFA matchday melawan Palestina dan Argentina. Namun hingga empat hari latihan, baru 15 pemain yang datang.

Pemain yang belum bergabung terdiri dari dua pemain Persija Jakarta dan tiga penggawa PSM Makassar. Sisanya enam pemain adalah pemain-pemain yang berkarier di luar negeri.

Mereka adalah Witan Sulaeman (Persija Jakarta), Rizky Ridho Ramadhani (Persija Jakarta), Reza Arya Pratama (PSM Makassar), Yacob Sayuri (PSM Makassar), Yance Sayuri (PSM Makassar), Jordi Amat (Johor Darul Ta’zim), Saddil Ramdani (Sabah FC), Pratama Arhan Alif Rifai (Tokyo Verdy), Shayne Elian Jay Pattynama (Viking FK), Asnawi Mangkualam Bahar (Jeonnam Dragons), Elkan William Tio Baggott (Cheltenham Town FC).

Shin mengaku bingung klub seolah menahan pemain. Padahal Ketua Umum PSSI Erick Thohir sudah mengingatkan agar klub berkomitmen melepas pemain demi timnas Indonesia.

“Klub harusnya melepas, saya tidak merasa nyaman, terganggu. Ada pemain yang berlibur dan baru ikut. Pasti ada kekurangan dalam fisik,” kata Shin Tae-yong.

“Untuk pemain yang bermain di liga, sebenarnya tidak masalah karena bermain di timnya. Meski, sebenarnya sudah dibicarakan dengan Pak Ketum PSSI (Erick Thohir) bahwa TC dipercepat,” tambahnya.

Dengan kondisi pemain yang belum lengkap, pelatih asal Korea Selatan itu mengaku kesulitan mengembalikan kondisi fisik pemain. Sebab hal itu harus dilakukan sebelum masuk materi taktik dan strategi.

“Kami tidak punya banyak waktu untuk meningkatkan fisik pemain, tetapi kami akan fokus latihan untuk meningkatkan (massa) otot-otot dan penguatan untuk pemain. Saya berharap pemain bekerja maksimal dan mengikuti instruksi saya. Melalui pertandingan ini, saya berharap pemain bisa berkembang lebih dari sekarang,” kata Shin Tae-yong. (ads)