
Kanalnews.co, JAKARTA- Persib Bandung akhirnya mengungkap alasan di balik perpisahan dengan bek senior Frans Putros. Meski sempat masuk dalam rencana Igor Tolic untuk dipertahankan musim depan, Maung Bandung terpaksa melepas pemain asal Irak tersebut setelah negosiasi kontrak baru menemui jalan buntu.
Putros yang didatangkan dari Port FC pada awal musim Super League 2025/2026 awalnya hanya dikontrak selama satu musim. Penampilannya yang ikut membawa Persib meraih gelar juara membuat manajemen berniat memperpanjang masa baktinya.
Namun, pembicaraan kontrak baru tak membuahkan hasil. Persib dan kubu Putros gagal menemukan kesepakatan sehingga kedua belah pihak sepakat mengakhiri kerja sama.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menjelaskan klub sebenarnya telah berupaya mempertahankan sang pemain sejak kontraknya berakhir.
“Sejak masa kontraknya berakhir, kami telah melakukan negosiasi ulang dengan pihak Putros. Namun, hingga proses tersebut selesai, kesepakatan baru belum dapat tercapai. Dengan penuh rasa hormat, Persib dan Frans Putros sepakat untuk mengakhiri kebersamaan ini,” ujar Adhitia.
Kegagalan negosiasi diduga dipicu permintaan kenaikan nilai kontrak dari Putros setelah dirinya tampil di Piala Dunia 2026 bersama Timnas Irak.
Bek berusia 33 tahun itu juga disebut menilai performanya di level internasional meningkatkan nilai jualnya.
Situasi tersebut semakin menarik karena Persib sebelumnya memperoleh kompensasi dari FIFA atas keikutsertaan Putros di Piala Dunia 2026. Meski begitu, hal itu tak cukup untuk menjembatani perbedaan nilai kontrak yang diinginkan kedua pihak.
Selama tampil di Piala Dunia, Putros bermain penuh saat Irak menghadapi Senegal pada laga terakhir fase grup. Sebelumnya, ia hanya menghuni bangku cadangan dalam dua pertandingan melawan Norwegia dan Prancis.
Meski berpisah, Persib tetap memberikan penghormatan kepada Putros atas kontribusinya membawa tim menjadi juara Super League 2025/2026.
“Hatur nuhun, Frans Putros. Terima kasih atas dedikasi, kerja keras, profesionalisme, dan kontribusi yang telah diberikan selama menjadi bagian dari keluarga besar Persib. Peran Anda akan selalu menjadi bagian dari perjalanan bersejarah klub dalam meraih gelar juara Super League 2025/26,” tutup Adhitia. (pht)


































