
Kanalnews.co, JAKARTA – Fakta mengejutkan terungkap di balik kasus penyerangan bus rombongan Persib Bandung U-18 di Batang, Jawa Tengah. Polisi mengungkap pelaku berinisial BPA (33), yang teridentifikasi sebagai pendukung Persija Jakarta, positif mengonsumsi sabu dan ganja berdasarkan hasil tes urine.
Tak hanya itu, polisi juga menemukan alat hisap narkoba dan minuman keras saat menggeledah tas milik pria asal Palmerah, Jakarta Barat, tersebut.
Kasatreskrim Polresta Batang Kompol Bintoro Thio Pratama membenarkan hasil pemeriksaan tersebut. BPA dinyatakan positif menggunakan dua jenis narkoba setelah menjalani tes urine oleh Satnarkoba Polresta Batang.
“Hasil pemeriksaan oleh Satnarkoba Polresta Batang tadi, ia positif. Ya memakai sabu dan ganja,” kata Bintoro, dikutip dari detikJateng, Selasa (13/10/2026).
Temuan tersebut kini menjadi bagian dari pendalaman polisi untuk mengungkap latar belakang aksi perusakan bus yang membawa rombongan pemain Persib Bandung U-18 itu.
Meski hasil tes urine menunjukkan BPA positif narkoba, polisi masih mendalami apakah kondisi tersebut berkaitan dengan tindakannya saat insiden penyerangan terjadi.
Di sisi lain, polisi memastikan BPA merupakan pendukung Persija Jakarta. Kepastian itu diperoleh setelah penyidik melakukan pemeriksaan dan berkomunikasi dengan koordinator lapangan (korlap) kelompok suporter terkait.
Namun, menurut Bintoro, korlap yang dimintai keterangan menyatakan aksi pidana tersebut berada di luar tanggung jawabnya.
“Dapat kami pastikan (suporter Persija), karena kemarin saat diamankan, kami juga ketemu Korlapnya, itu sudah kami omongkan, tapi dari Korlap juga sudah berbicara, itu di luar tanggung jawabnya, karena itu sudah melakukan suatu tindak pidana,” ujarnya.
Hingga kini, BPA masih menjalani pemeriksaan di Mapolresta Batang. Polisi terus mendalami kasus tersebut untuk mengungkap secara lengkap rangkaian kejadian penyerangan bus Persib U-18. (ads)



































