Kanalnews.co, JAKARTA- Menjelang arus mudik Lebaran 2026, pemerintah menyiapkan langkah baru untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan perjalanan masyarakat. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengusulkan pemanfaatan masjid yang berada di sepanjang jalur mudik sebagai tempat singgah sementara atau rest area bagi para pemudik.

Langkah ini diharapkan menjadi solusi tambahan di tengah tingginya mobilitas masyarakat saat musim mudik, sekaligus memberikan tempat istirahat yang layak bagi pengguna kendaraan pribadi maupun sepeda motor.

“Melalui pemanfaatan masjid-masjid di jalur mudik, kami berharap masyarakat dapat beristirahat dengan nyaman. Fasilitas pendukung juga akan disiapkan agar pemudik bisa berhenti dengan aman selama perjalanan,” ujar Dudy dalam keterangannya di Jakarta.

Rencana tersebut disiapkan melalui koordinasi lintas kementerian. Dudy mengungkapkan pihaknya telah bertemu dengan Menteri Agama Nasaruddin Umar untuk memperkuat sinergi dalam mendukung kelancaran Angkutan Lebaran 2026. Salah satu poin utama yang dibahas adalah penggunaan rumah ibadah sebagai titik istirahat alternatif.

Masjid yang dilibatkan nantinya diharapkan memiliki fasilitas dasar seperti area parkir, toilet, air bersih, pencahayaan memadai, hingga ruang untuk beristirahat. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat membantu pemudik mengurangi kelelahan, yang menjadi salah satu faktor risiko kecelakaan di jalan.

Selain masjid, Kementerian Perhubungan juga menyiapkan titik istirahat lain seperti terminal dan jembatan timbang di sepanjang jalur mudik untuk mendukung kelancaran arus perjalanan. Dudy menekankan, kolaborasi antara Kementerian Perhubungan dan Kementerian Agama tidak hanya berfokus pada aspek transportasi, tetapi juga mempertimbangkan nilai sosial dan spiritual yang melekat pada momentum Idul Fitri.

Berdasarkan survei, potensi pergerakan masyarakat selama Lebaran 2026 diperkirakan mencapai sekitar 143 juta orang. Meski sedikit lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya, pemerintah tetap bersiap menghadapi kemungkinan lonjakan jumlah pemudik.

Mayoritas perjalanan diprediksi bertujuan untuk pulang kampung dan bersilaturahmi dengan keluarga, yang mencapai sekitar 66 persen dari total responden. Pemerintah pun terus memperkuat berbagai fasilitas pendukung agar perjalanan mudik tahun ini dapat berlangsung lebih aman, nyaman, dan lancar. (ads)