Kanalnews.co, TUBAN – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa telah meresmikan tiga nama Jalan Lingkar Selatan (JLS) Ring Rood Tuban, Sabtu (20/3/2021).

Tiga nama itu di antaranya KH Abdul Wahab Hasbullah (tokoh NU), KH Hasyim Asy’ari (tokoh NU), dan Tonny Koeswoyo sebagai musisi Koes Plus band asal Tuban.

“Dengan mengucap bismillah, saya resmikan tiga nama jalan,” kata Khofifah saat berada di Kota Bumi Wali.

Berdasarkan data dari Dinas Perhubungan Kabupaten Tuban, dua dari tiga nama jalan itu dipasang di JLS yang dimulai dari Desa Tunah Kecamatan Semanding-Desa Bogorejo Kecamatan Merakurak.

“Dua pahlawan nasional dipasang di ring road, yang satu Tonny Koeswoyo di perumahan tuban akbar turut Kelurahan Perbon,” imbuh Plt Kadishub Tuban, Gunadi.

Setelah meresmikan nama jalan secara simbolis, orang nomor satu di jatim itu mengunjungi sentra batik, lalu cek vaksin di pasar baru.

Setelah itu cek pendaftaran online uji kir dan transaksi non tunai (tiket becak dan retribusi), launching Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Pemantauan vaksinasi itu dilakukan Gubernur Khofifah di sela kegiatan gowes pemulihan ekonomi bersama Dirut Bank Jatim, Dirut Bank UMKM, Kepala Bank Indonesia, Kepala BPJS Jatim, Kepala BPS dan jajaran OPD Pemprov Jatim serta Wakil Bupati Tuban.

Saat meninjau vaksinasi pedagang Pasar Baru, Gubernur Khofifah satu per satu berdialog dengan para pedagang. Ia ingin memastikan bahwa para pedagang pasar tradisional bisa terlindungi dari penyebaran covid-19.

“Penjual di pasar-pasar tradisional interaksinya kan relatif terbuka, apalagi itu pasar sayur, dini hari sudah buka, maka itu juga menjadi prioritas dalam pemberian vaksinasi Covid-19,” kata Khofifah.

Kegiatan vaksinasi di Pasar Baru Tuban kali ini adalah kegiatan vaksinasi untuk pedagang pasar di hari pertama. Hari ini, kuotanya ada sebanyak 50 pedagang. Rencananya kegiatan ini akan dilakukan sampai seluruh pedagang di Pasar Baru Tuban selesai divaksin.

“Backbone dari PDRB Jatim itu 56,94 persen itu dari UMKM, sehingga di dalamnya adalah pelaku-pelaku usaha yang ada di pasar. Arahan Pak Presiden juga adalah tolong juga diprioritaskan mereka yang langsung terkait dengan upaya memberikan dampak penguatan ekonomi,” tuturnya.

Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada 17 Maret 2021, Jatim unggul dengan jumlah peserta vaksinasi yang mencapai angka 1.176.136 orang.

Selanjutnya, Khofifah terus mengingatkan pedagang dan pembeli agar tetap menggunakan masker. Penggunaan masker merupakan langkah yang dinilai efektif untuk mencegah penularan kasus Covid-19 di Jatim.

“Jangan lupa untuk terus memakai maskernya dalam beraktivitas. Meski sudah divaksin, kita semua harus tetap memakai masker. Karena masker ini sudah terbukti menurunkan resiko penularan virus corona sebanyak 75 persen. Jadi wajib tetap pakai masker untuk melindungi keluarga,” pungkasnya. (swt)