Kanalnews,co, Jakarta – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) melantik dan mengukuhkan Pengurus Pusat Modern Pentathlon Indonesia (PP MPI) Masa Bhakti 2019-2023 di Kantor KONI Pusat, Kamis (6/5/2021). Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn), Marciano Norman memimpin acara pelantikan dan pengukuhan tersebut.
“Rapat pengurus besar KONI telah menyetujui MPI jadi anggota. Walau belum memenuhi syarat administrasu dari jumlah pengprov, namun karena telah berprestasi sejak ASIAN Games 2018 dan meraih 4 emas di SEA Games 2019 dan menjadi juara umum cabor, MPI memang sudah layak menjadi anggota KONI,” jelas Marciano Norman saat acara pelantikan.

Marciano berharap, kepengurusan PP MPI yang dikukuhkan bisa terus bekerja keras untuk mengembangkan organisasi dan melakukan pembinaan atlet, sehingga prestasi yang sudah dicapai bisa lebih ditingkatkan.

Ketua Umum PP MPI Masa Bhakti 2019-2023, Anthony C. Sunarjo berterima kasih kepada KONI yang telah mengakui keanggotaan organisasi yang dipimpinnya, dan kini mengukuhkan pengurus yang sudah berjalan sejak 2019.

“Acara pelantikan dan pengukuhan ini kita harapkan bisa meningkatkan spirit jajaran pengurus PP MPI untuk berbhakti lebih giat dalam memajukan olahraga Modern Pentathlon yang terbilang baru di Tanah Air, namun telah berhasil menunjukkan prestasi yang cukup membanggakan bagi Merah Putih,” kata Anthony, yang memimpin MPI sejak 2015 dan terus melakukan konsolidasi ketika cabor modern pentathlon dipertandingkan pada Asian Games 2018 di Indonesia, bahkan mendapatkan predikat the best best organizer of Modern pentathlon in Multi event dari induk olahraga Modern pentathlon dunia, UIPM. Salah satunya karena tempat penyelenggaraan yang lengkap dalam satu area, di APM Equestrian Centre, dimana pak Marciano sebagai pemiliknya.

Ketua Umum melaporkan, hingga saat ini PP MPI telah berhasil membentuk 7 Pengprov yaitu Jakarta, Riau, Jawa Barat, Bali, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Banten, dan 1 Pengcab Kaupaten yaitu di Purworejo (Jawa Tegah). Pengembangan organisasi terus dijalankan meski terdapat keterbatasan sarana terutama berkuda atau equestrian yang hanya selektif ada di daerah Jakarta, Banten dan Jabar, kami akan terus bekerja keras untuk menambah jumlah Pengprov dan Pengcab MPI seperti dimandatkan oleh KONI Pusat. Tidak lain juga dalam rangka menambah wadah dalam proses penyemaian bibit-bibit atlet bagi MPI sehingga kedepan bisa meraih prestasi yang lebih membanggakan,” jelas Anthony.

Dengan sejumlah Pengprov MPI yang terbentuk, lanjut Ketua Umum MPI, pihaknya siap melakukan ekshibisi pada PON XX di Papua pada Oktober mendatang.Karena itu, ia mengajak segenap jajaran pengurus MPI untuk fokus untuk menghadapi dan mensukseskan kegiatan-kegiatan yang sudah didepan mata.

Selain ekshibisi PON XX, MPI, juga bertekad mempertahankan predikat juara umum cabor di kancah SEA Games.. Torehan empat emas pada SEA Games 2019 di Filipina, minimal bisa kita dipertahankan pada SEA Games 2021 di Vietnam. Prestasi SEA Games mendatang dinilai penting karena dapat menjadi batu loncatan bagi MPI untuk meraih prestasi pada Asian Games 2022 di China.