
Kanalnews.co, JAKARTA – Kenaikan harga LPG nonsubsidi 12 kilogram mulai menuai sorotan. Namun, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan gas ukuran ini memang bukan untuk semua kalangan.
Menurutnya, LPG 12 kg adalah konsumsi kelompok masyarakat mampu. Jadi, ketika harga naik, hal itu seharusnya tidak menjadi polemik besar.
“Kalau nonsubsidi itu untuk siapa? Untuk orang mampu, kan? Negara hadir membantu rakyat, tapi prioritasnya jelas, yang tidak mampu. Yang mampu, ya harus ikut berkontribusi,” tegas Bahlil saat ditemui di Jakarta.
Di tengah isu kenaikan, pemerintah memastikan satu hal tetap aman. LPG 3 kg tidak akan naik. Kebijakan ini disebut sebagai instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto.
“Yang subsidi tetap. Itu perintah Presiden dan sudah jelas aturannya,” ujar Bahlil.
Bahlil juga menyindir keras fenomena orang kaya yang masih menggunakan LPG subsidi. Ia bahkan menyebutnya sebagai sesuatu yang tidak masuk akal.
“Masa orang dengan penghasilan ratusan juta per bulan pakai LPG 3 kilo? Itu nggak tepat,” katanya.
Meski isu harga memanas, pemerintah mencoba meredam kekhawatiran publik. Bahlil memastikan stok LPG nasional dalam kondisi aman, bahkan berada di atas standar minimum.
“Stok kita aman. Dengan Pertamina dan semua pihak, kita terus cari solusi terbaik. Jadi insyaallah tidak ada masalah,” ujarnya. (ads)




































