Oleh: Gustaf
KANALNEWS.co, – Raihan tim sepaktakraw Indonesia seri pertama ISTAF Superseries di New Delhi, India, yang berakhir Minggu (1/9/), melampaui target yang dibebankan. Tim putri membawa pulang medali perak, sedangkan putra merebut medali perunggu.
Pada final yang digelar di Indira Gandhi Memorial Stadium, New Delhi, tim putri Indonesia kalah dari jaura Thailand. Sebelumnya, tim putra harus puas dengan perunggu setelah mengalahkan tuan rumah India di babak semifinal.
Medali emas dan perak putra diraih Korea Selatan dan Malaysia. Kejuaraan yang digelar sejak …. itu, diikuti 17 negara untuk kategori putra, serta tujuh negara kategori putri. Di antaranya; India, Thailand, Indonesia, Malaysia, Korea Selatan, Vietnam, Amerika Serikat, maupun Brasil.
Rombongan tim sepak takraw Indonesia kembali di Tanah Air, Senin (2/9/2013) malam, langsung dipimpin Ketua Umum PB Persatuan Sepaktakraw Indonesia (PSTI) Anjas Rivai. Anjas menilai apa yang diraih atlet sepaktakraw Indonesia telah melebihi target yang dibebankan. Memang, sebelumnya PB PSTI sempat optimis bakal menjadi yang terbaik di kejuaraan, namun karena adanya kendala teknis dan non-teknis menjadikan hasil itu cukup lumayan.
“Alhamdulilah ada peringkat yang kita dapat. Dan yang paling mengejutkan di putri, di mana kita berhasil meraih medali perak setelah dikalahkan Thailand di final. Untuk putra, kita mendapat perunggu setelah di semifinal kalah 1-3 dari Korea Selatan yang kemudian menjadi juara. Di babak penyisihan Korea kalah 0-3 dari Indonesia.
Di kategori putra, lanjut Anjas, kontingen Indonesia sempat melakukan protes kepada panitia. Itu terkait ketidakadilan yang sepertinya sengaja dibuat panitia untuk memudahkan laga tuan rumah. “Bagainama mungkin kita, bertemu lagi dengan Korsel di semifinal, padahal di penyisihan kita satu grup. Malah pada laga pertama, kami mampu mengalahkan Korsel. Tetapi protes itu tidak digubris,” jelas Anjas.
Terlepas dari itu semua, Anjas mengaku hasil ini membuktikan progres pembinaan yang dilakukan terhadap para atlet sangat baik. Apalagi kejuaraan ini juga menjadi arena ujicoba tim SEA Games Myanmar 2013. “Secara umum sudah baik. Tetapi tentu masih banyak kekurangan yang harus ditingkatkan lagi. Target kami adalah sapu bersih medali emas SEA Games Myanmar,” tegas Anjas.*





































