
Kanalnews.co, BANDUNG– Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum geram dengan ide Wali Kota Depok Mohammad Idris yang menginginkan bergabung dengan DKI Jakarta. Ia meminta Walkot Depok tak membuat gaduh.
Sebelumnya, Idris mengusulkan agar Depok dan wilayah pinggiran Jakarta lainnya untuk bergabung dalam wilayah Jakarta Raya. Ia menganggap usulan itu dapat membuat pembangunan di Kota Depok dan daerah sekitar Jakarta lain berlangsung lebih cepat.
UU menilai pernyataan Idris mendiskreditkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat, termasuk Gubernurnya Ridwan Kamil. Ia mengklaim Depok masuk wilayah yang berkembang.
“Dengan kata-kata itu, saya menafsirkan Bodebek [Bogor, Depok, dan Bekasi] teu [tidak] maju karena bergabung dengan Jabar. Justru itu sebaliknya, maju dibandingkan daerah lain di Jabar ini,” kata Uu seperti dikutip CNNIndonesia.com
“Saya selaku orang Jabar tidak mau melepaskan Bodebek ke wilayah lain,” kata Uu.
Ia lantas meminta agar Walkot Depon tidak membuat pernyataan yang memancing kegaduhan. Seharusnya semua pemerintah kota di Jabar saling mendukung.
“Tolong Pak Wali Kota jangan menyampaikan pernyataan yang membuat masyarakat gaduh. Dan, membuat masyarakat memiliki pikiran lain,” kata Uu.
“Jangan menyampaikan hal-hal yang membuat masyarakat memberikan tafsiran bahwa pemerintah provinsi tidak berhasil membangun Jabar,” katanya. (ads)



































