Kanalnews.co, JAKARTA-Penyelenggaraan Piala Menpora 2021 sedikit tercoreng akibat ulah suporter. Namun Menpora RI Zainudin Amali tetap optimistis kompetisi bisa digelar tahun ini.

Sejumlah oknum suporter Persija Jakarta melakukan aksi konvoi di beberapa sudut Jakarta usai timnya meraih gelar juara Piala Menpora 2021.  Hal ini bertentangan dengan komitmen untuk tak menggelar kegiatan kerumunan di tengah kondisi pandemi Covid-19.

Sementara itu pendukung Persib melakukan aksi tak terpuji dengan merusak kantor PT Persib Bandung Bermartabat. Aksi tersebut seperti bentuk kekesalahan karena timnya gagal merebut gelar juara Piala Menpora 2021.

Kejadian tersebut tentunya membuat nasib kompetisi terancam. Pasalnya, turnamen pramusim itu dijadikan barometer sebelum menggelar kompetisi.

“Terkait nasib kompetisi, sebagaimana saya sampaikan, kami harus pisahkan apa yang terjadi setelah turnamen pramusim ini dan apa yang terjadi selama 35 hari ini,” ujar Menpora Amali.

“Bagi saya apa yang sudah dilaksanakan PSSI dan panitia, itu menggambarkan kami bisa melaksanakan (kompetisi). Karena turnamen berjalan dengan aman dan tertib, serta protokol kesehatannya juga berjalan disiplin bahkan super ketat,” katanya.

“Jadi jika itu jadi ukuran pelaksanaan Liga 1 2021, saya kira enggak ada masalah. Jadi jangan dicampur kejadian yang telah selesai, karena kompetisi berbeda dengan turnamen. Kalau kompetisi kan juaranya baru ketahuan pada 2022,” ucapnya.

Menpora Amali pun masih optimistis kompetisi bisa digelar. Tentunya akan menjadi tugas PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk menyiapkan skema agar suporter tak berulah lagi.

“Jadi saya tetap masih optimistis bahwa pelaksanaan kompetisi musim 2021/2022 masih bisa kami laksanakan.Tapi tentu dengan lebih ketat khususnya untuk para suporter.”

“Sekali lagi, kami terus berusaha sekuat tenaga mengedukasi dan membuat mereka tertib. Tapi karena ini menyangkut orang banyak, jutaan, dan tempatnya di berbagai tempat, jelas ini bukan pekerjaan yang mudah,” politikus Golkar ini menegaskan. (bnd)