KANALNEWS.co, Jakarta – Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia lagi-lagi tersandung skandal yang mengancam nama baiknya. Salah satu penumpang Garuda kelas Bisnis mengadukan tindakan kurang pantas yang dia terima dari kru Garuda yang sedang bertugas.
Cerita ini dilansir liputan6.com Edisi Senin (6/1), melalui media sosial Twitter @jesswjk atau Jessica. Dimana, Jessica mengungkapkan dirinya sedang menumpangi pesawat Garuda GA404 bersama suami, 3 orang anak dan 2 pengasuhnya.
Sebelum mendarat, anak sulungnya hendak buang air besar. Memang saat itu, kapten pesawat telah memerintahkan seluruh penumpang untuk memasang sabuk pengaman.
Sang suami berinisiatif meminta izin namun pramugari yang melayani mereka tidak mengizinkannya karena alasan keamanan.
“Terus suami gue patuh dong. Duduk kembali. That’s fine, terus anak gue mengeluh sakit perut (he held it in though! What a camp), suami gue jadi panik sendiri + ngedumel (INI NGEDUMEL KE GUE LHO YA!! IN HIS SEAT!!) tentang Garuda ke gue. Ya menurut gue wajar, lha dia concerned tentang anaknya,” tulis Jessica.
Singkat cerita, Jessica dan keluarganya berhasil mendarat dengan selamat dan mereka menunggu di lounge. Namun saat tengah pergi dari lounge, petugas menahan mereka dengan alasan sang kapten pilot Garuda Indonesia ingin berbicara dengan mereka.
“Nah disini gue curiga, karena didepan lounge udah ngumpul sekitar 7-8 petugas AvSec dan Gapura (ground handlingnya Garuda), 3 orang pilot dan 6 orang pramugari. Karena gue bingung, jadi gue request orang tua gue untuk duluan jalan keluar, kita kan nggak tau ya ada apaan,” lanjutnya. (Eko)



































