Foto: Biro Pers Kepresidenan

Kanalnews.co, JAKARTA– Sudah hampir satu bulan banjir mengenangi Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Presiden RI Joko Widodo menyebut penyebab banjir tersebut karena adanya kerusakan lingkungan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sintang sebelumnya mencatat, sampai saat ini, sebanyak 35.807 KK atau 124.497 warga terdampak. Dari jumlah warga yang terdampak itu, sebanyak 25.884 orang terpaksa harus mengungsi.

“Itu karena kerusakan catchment area, daerah tangkapan hujan, yang sudah berpuluh-puluh tahun. Ya itu yang harus kita hentikan karena masalah utamanya ada di situ,” kata Jokowi usai peresmian jalan tol di Serang, Banten, Selasa (16/11).

Jokowi memastikan tak akan tinggal diam dan berjanji segera memperbaiki kerusakan yang terjadi. Rencananya perbaikan akan dilakukan tahun depan.

“Sehingga ada penghijauan kembali di daerah-daerah hulu, di daerah-daerah tangkapan hujan, di catchment area. Kita perbaiki karena memang kerusakannya ada di situ,” ujar Jokowi.

Orang nomor 1 di Indonesia itu diketahui hingga saat ini belum mengunjungi langsung ke Sintang. Jokowi pun belum memberitahukan kapan ia akan datang ke sana. (ads)