KANALNEWS.co – Jakarta, Sekretaris Jenderal Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (Sekjen PSSI) Hadiyandra mengaku sudah membentuk tim verifikasi peserta kongres, yang terdiri dari unsur PSSI, KPSI, dan juga masing-masing perwakilan dari FIFA dan AFC selaku pihak yang netral.
“Tim verifikasi akan bertugas selama tiga hari, dimulai dari tanggal 5 hingga 8 Maret 2013,” ujar Hadiyandra di kantor PSSI Senayan Jakarta, Jumat (1/3/2013).
Kongres PSSI akan digelar pada 17 Maret di Jakarta.
Hadiyandra mengatakan, komposisi tim verifikasi masing-masing diwakili oleh tiga orang baik dari PSSI maupun KPSI.
PSSI diwakili oleh Agus Yasmin yang menjabat Direktur Bidang Organisasi PSSI, kemudian Rudi Finantha selaku Divisi Legal PSSI, dan Bustami. Sementara KPSI diwakili oleh Togar Manahan Nero, Sefdin Syaifudin, dan Maurice Tuguis.
Dia juga mengatakan, untuk masalah utusan yang akan dikirimkan FIFA maupun AFC, pihaknya terus menjalin komunikasi.
“Nanti akan diberitahukan siapa yang akan datang,” katanya.
Mantan Deputi Sekjen Bidang Organisasi ini mengatakan, peserta kongres adalah voteer solo, namun dia juga menegaskan harus ada proses verifikasi untuk menguji validitas peserta kongres.
“Supaya valid peserta kongres ya harus dilaksanakan verifikasi,” tegasanya.
Format dari kongres PSSI sendiri masih belum jelas. Di dalam surat FIFA tertanggal 22 Februari 2013 yang ditulis Direktur Bidang organisasi, Primo Corvaro dijelaskan bahwa format kongres adalah Kongres Luar Biasa.
Namun di dalam MoU 7 Juni 2012, dikatakan harus diselenggarakan Kongres Biasa. Menyikapi situasi ini, Hadiyandra menyebutkan kalau pihaknya sudah mengirimkan surat pada hari ini untuk meminta kejelasan format kongres.
“Kami sudah mengirimkan surat untuk menanyakan format kongres. FIFA/AFC nantinya akan dilibatkan ke dalam kongres. Mereka juga bisa ambil peran di kongres dengan memberikan nasihat-nasihat jika nantinya kongres menemui deadlock,” tambahnya.
Editor : Herwan Pebriansyah




































