Foto dok Kemenpora

Kanalnews.co, JAKARTA– Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali memimpin rapat koordinasi (rakor) dengan PSSI untuk membahas terkait naturalisasi pemain sepakbola di Auditorium Wisma Kemenpora, Jakarta Pusat, Kamis (10/2).

Hadir dalam rakor tersebut antara lain, Ketua Umum PSSI, Mochammad Iriawan, Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri, Pelatih Tim Nasional Shin Tae-yong dan beberapa peserta lainnya.

“Saya baru saja memimpin rapat tentang permohonan dari PSSI kebutuhan naturalisasi pemain untuk tim nasional,” kata Menpora Amali.

Dalam kesempatan ini, Menpora Amali menegaskan dirinya sangat berhati-hati dalam melakukan naturalisasi pemain timnas. Sebab, pihaknya hanya akan melakukan naturalisasi pemain kalau benar-benar terpaksa dan itu jangka pendek.

“Karena yang kita ingin bangun adalah sepakbola nasional. Kita ada Inpres nomor 3 tahun 2019 tentang percepatan pembangunan sepakbola nasional, kita lebih mengutamakan pembinaan. Tetapi karena juga ada kebutuhan untuk tim nasional dan sekaligus kita ingin memperbaiki peringkat Timnas kita di FIFA sehingga mau tidak mau kita harus membutuhkan satu tim nasional yang kuat,” ujarnya.

Menpora Amali menilai naturalisasi harus dilakukan secara selektif. Ia tak ingin pemain hanya sekadar berdarah Indonesia namun juga harus memiliki kualitas secara teknis dan benar-benar dibutuhkan timnas.

“Kita membagi, pemerintah akan membantu tentang proses secara administrasi. Tetapi yang menyiapkan administrasi adalah federasi, mencari tahu, menelusuri benar tidak mereka berdarah Indonesia itu menjadi tugasnya federasi. Kemudian secara teknis itu adalah rekomendasi dari pelatih sekarang pelatih tim nasional kita adalah Sin Tae Yong,” jelasnya. (ads)