Foto dok ist

 

Kanalnews.co, JAKARTA – Tangis Dwi Bagus Martono (40), tersangka pembunuhan berencana terhadap istri sirinya, Dini Hardiyanti (30), dan anaknya, AGF (4), pecah saat bertemu istri sahnya, Marta.

Kalimat yang disampaikan Marta dalam pertemuan itu membuat Bagus bersimpuh dan menangis meminta maaf.

Momen penuh emosi tersebut terjadi setelah rekonstruksi kasus pembunuhan di rumah Bagus, kawasan Ngegong, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Jawa Timur. Pertemuan keduanya kemudian viral di media sosial.

Di hadapan Bagus, Marta menyampaikan pesan agar suaminya menerima kenyataan atas perbuatannya. Ia juga mengingatkan Bagus untuk bersabar dan memperbanyak ibadah.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur mengungkapkan bahwa ucapan Marta saat itu bertujuan menguatkan Bagus sekaligus mengingatkannya agar bertanggung jawab atas perbuatannya.

“Intinya, ‘Sudah, semua sudah terjadi, terima aja, sabar, banyakin salat’. Jadi gitu aja, menguatkanlah gitu,” kata Jumhur, Kamis (29/10/2026).

Pesan Marta tersebut membuat suasana pertemuan semakin emosional. Bagus disebut langsung menangis, lalu bersimpuh untuk meminta maaf kepada istri sahnya.

“Bagus ya nangis waktu itu, minta maaf dia sama istrinya,” ungkap Jumhur.

Momen itu menjadi sorotan setelah rekaman pertemuan keduanya menyebar luas di media sosial. (pht)