KANALNEWS.co, Jakarta – Pertamina Proliga 2016, kompetisi bola voli kasta tertinggi di Indonesia yang menampilkan pemain kelas dunia kembali dihelat di delapan kota yang akan dimulai pada 19 Februari mendatang.

Kompetisi yang akan berakhir pada 15 Mei mendatang akan menampilkan aksi-aksi menawan bintang dunia di kota Malang, Gresik, Probolinggo, Solo, Jakarta, Palembang, Bandung dan Yogyakarta. Dan babak grand final akan digelar di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

Enam tim putra, Jakarta Pertamina Energi, Jkakarta Electric PLN, Surabaya Samator, Jakarta BNI 46, Palembang Bank Sumsel Babel, dan pendatang baru, yaitu Bekasi BVN.
Dan lima tim putri yaitu Jakarta Pertamina Energi, Jakarta, Eletric PLN, Gresik Petrokimia, Jakarta PGN Popsivo, dan tim pendatang baru, Bekasi BVN akan bersaing menjadi klub terbaik di tanah air.

“Melalui perhelatan ini kami terus bisa menggali potensi muda atlet bola voly untuk memperkuat skuad tim voly Indonesia kedepannya,” kata Wakil Ketua Umum PP PBVSI, Joko Sarjono kepada wartawan pada Prescon Proliga di Jakarta, Rabu (10/2/2016).

Direktur Proliga Hanny S Surkatty menjelaskan, ada dua tim yang berakhir kontraknya, yaitu tim Bank DKI dan BNI 46, sehingga tidak ikut musim ini. Sedangkan satu tim lainnya, adalah Manokwari Valerian Papua Barat akan terkena sanksi.

“Tim Manokwari masih terikat kontrak untuk ikut Proliga 2016, padahal masih terikat kontrak. Kami akan kenakan denda sebesar Rp1 Miliar. kami akan segera mengirim surat,” kata Hanny.

Pihaknya juga menetapkan setiap tim harus menyertakan minimal 1 pemain asing pasalnya kemampuan pemain asing itu harus ditularkan kepada pemain lainnya untuk peningkatan prestasi, jika tidak menyertakan juga akan mendapatkan sanksi.

“Setiap tim minimal menggunakan 1 pemain asing, hal ini dilakukan sehingga pemain asing tersebut bisa menularkan kemampuannya kepada pemain lokal, dari segi kualitas, teknik ingga disiplin permainan,” tambahnya.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Wianda Pusponegoro mengatakan, Pertamina mendukung penuh penyelenggaraan Proliga untuk tahun kedua ini, hal ini telah menjadi komitmen perusahaan minyak dan gas serta energi terbarukan itu untuk membantu olahraga tanah air meski harga minyak dunia masih terpuruk.

“Dukungan yang diberikan Pertamina ini sebagai upaya pembinaan atlet-atlet bola voli agar bisa terus berjaya,” kata Wianda. (Herwan)